Ayat-ayat Akad muamalah
يآَيُّهاَ الَّذِيْنَ أَمَنُْوْآ اَوْفُوْ باِ العُقُوْدِ اُحِلَّتْ لَكُمْ بَهِيْمَةُ الاَنْعاَمِ الاَّ ماَ يُتْلَي عَلَيْكُمْ غَيْرَ مُحِلِّي الصَّيْدِ وَاَنْتُمْ حُرُمٌ إِنَّ اللهَ يَحْكُمُ ماَ يُرِيْدُ *
“Wahai orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji. Hewan ternak dihalalkan bagimu, kecuali yang akan disebutkan kepadamu, dengan tidak menghalalkan berburu ketika kamu sedang berihram (haji atau umrah). Sesungguhnya Allah menetapkan hukum sesuai yang dia kehendaki.” (Al-Maidah: 1)
الَّذِيْنَ يأَ كُلُوْنَ الرِّبَوْا لاَ يَقُوْمُوْنَ اِلاَّ كَمَا يَقُوْمُ الَّذِيْ يَتَخَبَّتُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ المَسِّ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قاَلُوْآ اِنَّماَ البَيْعُ مِثْلُ الرِّبَوْا وَاَحَلَّ اللهُ البَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَوْا فَمَنْ جَآءَه مَوْعِظَةٌ مِّنْ رَّبِّهِ فاَنْتَهَي فَلَهُ ماَسَلَفَ وَاَمْرُهُ اِلَي اللهِ وَمَنْ عاَدَ فَأُ لَئِكَ اَصْحاَبُ النَّارِ هُمْ فِيْهاَ خَلِدُوْنَ *
“orang-orang yangmemakan riba tidak bisa berdiri melainkan berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena mereka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barang siapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah diperolehnya dahulu menjadi miliknya, dan urusannya (terserah) kepada Allah, barang siapa yang mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kkal didalamnya.” (Al-Baqarah: 275)
يآَ أَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْاا تَّقُوْا اللهَ وَذَرُوْا ماَبَقِيَ مِنَ الرِّبَوآ إِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ *
“ Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang beriman.” (Al-Baqarah: 278)
يآَ أَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تأْ كُلُوْآ اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ باِلباَطِلِ الآَّ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَراَضٍ مِّنْكُمْ وَلاَ تَقْنُلُوْآ انْفُسَكُمْ انَّ اللهَ كاَنَ بِكُمْ رَحِيْماً *
"ًWahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka diantara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu.” (An-Nisa: 29)
وَلاَ تَقْرَبُ ماَلَ اليَتِيْمِ الاَّ باِالَّتِي هِيَ اَحْسَنُ حَتَّي يَبْلُغَ اَشُدَّهُ وَاَوْفُوْا بِالعَهْدِ إِنَّ العَهْدَ كاَنَ مَسْئُوْلاً *
“Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai dia dewasa, dan penuhilah janji, karena janji itu pasti diminta pertanggung jawabannya. (Al-Isra’: 34)
Dasar-dasar Ekonomi Syariah
زُيِّنَ لَلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوتِ مِنَ النِّسآَءِ وَالبَنِيْنَ وَالقَنَاطِيْرِ المُقَنْطَرَةِ مِنَ الّذَّهَبِ وَالفِضَّةِ وَالخَيْلِ المُسَوَّمةِ وَالاَنْعاَمِ وَالحَرْثِ ذلِكَ مَتاَعُ الحَيَوةِ الدُّنْياَ وَاللهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الماَبِ *
”Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewam ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenagan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.
وَلاَ تُؤْتُوا الشُفَهَآءَ اَمْواَ لَكُمْ الَّتِي جَعَلَ اللهُ لَكُمْ قِيماَ وَرْزُقُوْهُمْ فِيْهاَ وَاكْسُوْهُمْ وَقُوْلُوا لَهُمْ قَوْلاً مَعْرُوْفاً *
“Dan janganlah kamu serahkan kepada orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam kekuasaan) kamu yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik. (An-Nisa: 5)
\
وَلاَ َتَتَمَنَّوْا ماَ فَضَلَ اللهُ ٍبَه بَعْضَكُمْ عَلَي بَعْضٍ للرِّجاَلِ نَصِيْبٌ مِمَّاا كْتَسَبُوا وَلِلنَّسآَءِ نَصِيْبٌ مِمَّاا كْتَسَبْنَ وَسْئَلُ اللهَ مِنْ فَضْلِهِ اِنَّ اللهِ كاَنَ بِكُلِّ شَيْئٍ عَلِيْماً *
“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (karena) bagi laki-laki ada bagian dari yang mereka usahakan. Dan bagian perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (An-Nisa: 32)
فَاتِ ذَالقُرْبَي حَقَّهُ وَالمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ ذلِكَ خَيْرٌ لَلَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللهِ وَاُلَئِكَ هُمُ المُفْلِحُوْنَ *
“Maka berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang-orang yang ada dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridhaan Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Ar-Rum: 38)
وَمآَ اتَيْتُمْ مِنْ الّرِباً لِّيَرْبوُ فِيْ اَمْواَلِ النَّاسِ فَلاَ يَرْبُوْا عِنْدَ اللهِ وَمَآ اتَيْتُمْ مِّنْ زَكوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللهِ فَاُولئِكَ هُمُ المُضْعِفُوْنَ *
”Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keridhaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).” (Ar-Rum: 39)
Konsep Akad Muamalah Dalam Islam
Rukun akad
1. Al-aqidain ( para pihak yang berakad)
2. Mahal al-‘aqd (obyek akad)
3. Sighah al-‘aqd (pernyataan ijab qabul)
Musthafa Ahmad Zarqa menambahkan satu rukun lagi, dia menyebut rukun dengan istilah Muqawwimat akad (unsur penegak akad). Yaitu Maudhu’ al-‘aqd (tujuan akad).
Al-‘aqidain yaitu dua pihak yang berakad, harus aqil dan baligh serta mengerti konsekuensi akad yang sedang dilaksanakannya. Sedangkan obyek akad (Mahal al-‘aqd) berupa barang dan uang, manfaat dari barang dan uang tsb. Dan setelah itu dilakukanlah ijab qabul, bisa dengan lisan ataupun dengan tulisan.
Syarat-syarat Akad
1. Syarat orang yang berakad
Para pihak mesti cakap bertindak hokum (mukallaf) “Anak-anak dan orang gila tidak sah melaksanakan akad.”
Uslub (Bentuk) Shighat Akad
Shighat akad bisa berupa tulisan, ucapan ataupun isyarat (bagi orang bisu). Sighat ini harus jelas, ijab dan qabulnya bersesuaian, para pihak tidak dipaksa atau diancam, tetapi saling ridha.
Syarat-syarat Obyek Akad
• Obyek akad harus telah ada ketika akad berlangsung.
• Obyek akad harus mal mutaqawwam (bernilai menurut syara’)
• Dapat diserahkan ketika akad berlangsung
• Obyek akad harus jelas dan dikenali para pihak
• Obyek akad harus suci, bukan najis.
Bentuk-bentuk Akad
• Akad Tabaduli (pertukaran), seperti jual beli, (murobahah, salam, istishna’) dan ijarah.
• Akad Takafuli (saling menanggung) seperti akad asuransi syariah, yang disebut juga akad tabarru’.
• Akad Takhaluthi’ (percampuran), seperti musyarakah dan mudharabah.
Konsep Dasar Ekonomi Islam
Pada dasarnya tujuan hidup setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan, meskipun manuisa memaknai ‘kesejahteraan’ dengan prospektif yang berbeda-beda.
Sebagian besar paham ekonomi konvensional memaknai kesejahteraan sebagai kesejahteraan material duniawi.
Islam memaknai kesejahteraan dengan istilah falah, dalam hal ini berarti kesejateraan holistic dan seimbang antara dimensi;
• Material-spiritual
• Individual-sosial
• Kesejahteraan di kehidupan duniawi dan akhirat.
Ekonomi merupakan bagian integral dari ajaran Islam. Dan karenanya ekonomi Islam akan terwujud sempurna hanya jika ajaran Islam diyakini dan dan dilaksanakan secara kaffah.
Ekonomi Islam mempelajari perilaku ekonomi individual yang secara sadar dituntun ajaran Islam Al-Qur’an dan sunnah dalam memecahkan masalah ekonomi yang dihadapinya.
Secara umum ekonomi islam di definisikan sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang berupa untuk memandang, meneliti, dan akhirnya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara-cara Islami.
Yang dimaksudkan dengan cara-cara Islami disini, yaitu cara-cara yang di dasarkan atas Alquran dan sunnah. Jadi, ekonomi Islam mendasarkan segala aspek tujuan, metode penurunan ilmu, dan nilai-niali yang terkandung pada agama isolam.
Penurunan kebenaran dalam Islam berdasarkan pada kebenaran deduktif wahyu Ilahi yang didukung oleh kebenaran induktif empiris (ayat kauniyah).
Ekonomi Islam atas dasar perilaku individu yang rasional Islami. Dalam hal ini tidak dimaknai sebagai rasional sempit, melainkan perilaku logis bagi setiap individu yang sadar dan perhatian untuk memperoleh falah.
Hal ini menuntut manusia untuk bervisi dan berfikir jangka panjang. Dalam hal tertentu manusia akan mengorbankan kepentingan duniawinya untuk mendapatkan kesejahteraan akhirat atau melakukan tindakan etis yang mengorbankan kepentingan individu atau material demi memperoleh maslahah yang lebih besar. Perilaku etis dipandang sebagai perilaku rasional ketika sejalan dengan nilai-nilai falah.
Wednesday, March 23, 2011
Saturday, February 26, 2011
Metodologi Sejarah dan Kawasan Islam
BAB II
1. Wilayah Bahasan Sejarah Islam
Sejarah Islam adalah sejarah tentang bangsa-bangsa dan Negara-negara Islam sejak munculnya Islam hingga masa kini. Sedangkan wilayah geografisnya mermanjang dari lautan atlantik hingga lautan teduh. Agama Islam memiliki kesempatan untuk menyebar karena Islam kini banyak bersentuhan dengan negeri-negeri perawan.
A. metode Umum Penulisan Sejarah
Dalam penulisan sejarah Islam, muncul dua metode:
• Pertama: metode klasik, metode ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan semua peristiwa tanpa ada komentar apa-apa.
• Kedua: metode modern, metode ini banyak memfokuskan pada komentar dan catatan tanpa memperhatikan rentetan sejarah yang terjadi.
B. awal Penulisan Sejarah Islam
Penulisan sejarah Islam,dimulai pada abad ke 3M. pertama kali ditulis adalah sirah Ibnu Hisyam (213 H / 828 M).
C. definisi Umat Islam
Umat Islam adalah kelompok yang diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Maka, siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak jaman Nabi Adam as. Hingga Nabi Muhammad Saw. Atau siapa saja yang akan senantiasa berjalan diatas hidayah dan petunjuknya hingga hari kiamat dan beriman pada Tuhannya, maka mereka adalah umat Islam.
2. sejarah Islam Pada Jaman Rasulullah Saw.
Risalah yang dibawa Nabi Muhammad menghimpun semua misi kenabian dan kerasulan sebelumnya. Sekaligus sebagai penutup kenabian dan kerasulan serta menghapus semua kenabian sebelumnya.
Muhammad Saw. dilahirkan di Makkah pada hari senin 12 Rabi’ul awwal tahun Gajah. Muhammad Saw lahir di Makkah sebagai anak yatim, karena ayahnya Abdullah wafat di Madinah dua bulan sebelum beliau lahir.
Ketika Nabi Saw. mencapai usia 25 tahun, beliau pun pergi ke Syam untuk membawa barang dagangan milik Khadijah binti Khuwailid, seorang wanita ternama dan kaya dengan disertai seorang sahaya Khadijah bernama Maisaroh.Setibanya di Makkah dari perjalanan dagang ini, beliau kawin dengan Khadijah binti Khuwailid.
Tatkala Muhammad Saw. mencapai usia 40 tahun turunlah wahyu pertama yang dibawa oleh Jibril di gua Hira’. Wahyu itu adalah firman Allah Swt.:
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.”
Mulailah Rasulullah Saw. menyiarkan dakwah kepada kaumnya, pertama kali beliau menyiarkan agama Islam secara diam-diam,kemudian berubah menjadi terang-terangan. Oranng pertama yang menerima ajakan beliau adalah Abu Bakar, dari kaum wanita adalah Khadijah, dari anak-anak adalah Ali bin Abi Thallib, dan dari sahaya adalah Zaid bin Haritsah.
Dalam menyiarkan agama Islam Nabi Muhammad Saw mengalami gangguan besar dari kaumnya. Mereka melempari beliau dengan batuan dan kotoran, beliau tetap tekun dalam pekerjaannya yang mulia, hingga tampaklah kebenaran dan lenyaplah kebatilan.
Dakwah Nabi Saw. bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kemaslahatan seluruh umat manusia sebagaimana diperintahkan oleh Allah Swt.
Hijrah Pertama ke Negeri Habasyah
Peristiwa ini terjadi pada tahun kelima kenabian Rasulullah. Mereka yang melakukan hijrah berjumlah 10 orang laki-laki, dan 5 orang wanita. Pemimpin mereka adalah Utsman bin Mazh’un. Mereka mendapat perlakuan yang sangat baik dan tinggal selama beberapa bulan disana. Kemudian kembali lagi ke Makkah tatkala mereka mendengar bahwa orang-orang Quraisy telah masuk Islam. Namun, ternyata orang-orang Quraisy kembali menyiksa mereka.
Pasukan Pertama yang Dipimpin oleh Nabi Saw.
Pasukan pertama yang dipimpin Nabi Saw. adalah pasukan yang berangkat bersama beliau pada tahun 2 Hijriah. Untuk menyerang Waddan dan memerangi Bani Dhamrah, karena mereka melanggar janji damai yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak.
Setelah itu terjadi 27 kali ghazwat (peperanngan) yang kesemuanya dimenangkan oleh kaum muslimin,kecuali perang Uhud dan Awal perang Hunain. Peperangan dimana Rasulullah Saw. ikut berperang, semuanya berjumlah 9 peperangan, yaitu perang Badar (2 kali), Uhud, Khandaq, Bani Quraidah, Bani Mustrhaliq, Khaibar, Hunain dan Thaif.
Haji Wada’
Haji Wada’ terjadi pada tahun 10 Hijriah. Pada waktu itu yang ikut serta bersama Nabi Saw. Kira-kira 114.000 orang haji. Pada haji Wada’ beliau berkhutbah di hadapan kaum muslimin yang sangat besar jumlahnya.
Isi khutbah antara lain:
• Sesungguhnya darahmu dan hartamu adalah haram atas kamu (untuk diganggu).
• Takutlah kepada Allah dalam hal memperlakukan perempuan, karena sesungguhnya kamu mengambil mereka (istri-istrimu) dengan amanat Allah.
• Segala sesuatu yang termasuk perkara jahiliyah diletakkan dibawah kakiku ( tidak berlaku lagi).
• Dua perkara ku tinggalkan kepada kamu yang jika kamu pegangi kamu tidak akan tersesat sesudah kepergianku yaitu kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunnahku.
• Jangan kamu kembali kepada kafir dengan saling membunuh diantara kamu satu sama lain.
• Pada haji Wada’ inilah turun wahyu yang menunjukkan penyempurnaan agama ini, yaitu: “Hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan Aku sempurnakan kenikmatan-Ku atas kamu dan Aku rela Islam sebagai agamamu.
Sakit dan Wafatnya Nabi Saw.
Sakitnya Nabi Saw. dimulai rasa pusing sesudah menyiapkan pasukan Usamah. Tatkala penyakitnya bertambah keras beliau dirawat di rumah Aisyah. Karena sakit, kemudian beliau menyuruh Abu Bakar untuk menjadi imam bagi para sahabatnya.
Akhirnya pada hari senin 12 Rabi’ul Awwal tahun 11 H., wafatlah Rasulullaah Saw. dalam usia 63 tahun.
Kesedihan yang mendalam menyelimuti kaum muslimin atas wafatnya Rasulullah. Berdirilah Abu Bakar ditengah-tengah kaum muslimin dan berkata: “Wahai manusia, barang siapa meyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah meninggal. Dan barang siapa menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah tidak akan pernah mati.
3. Masa Pemerintahan Khulafaur Rasyidin
A. Abu Bakar As-Shidiq ( 11-13 H / 632-634 M)
Abu Bakar adalah orang pertama masuk Islam dari kalangan tua. Masa pemerintahannya sangatlah singkat, hanya berkisar 2 tahun 3 bulan. Namun, walaupun berjangka pendek masa pemerintahannya penuh dengan perbuatan-perbuatan dan aksi-aksi yang agung. Diantaranya:
• Abu Bakar memberangkatkan pasukan Usamah bin Zaid sesuai dengan pesan Rasulullah.
• Perang melawan orang-orang murtad.
• Perang Yamamah.
• Menghimpun Al-Qur’an.
Satu kerja besar yang dilakukan Abu Bakar yaitu menghimpun Al-Qur’an, beliau memerintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk menghimpun Al-Qur’an dari pelepah kurma, kulit binatang dan dari hafalan kaum muslimin.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian Al-Qur’an setelah syahidnya beberapa orang penghafal Al-Qur’an di perang Yamamah. Umar lah yang mengusulkan pertama kalinya penghimpunan Al-Qur’an ini. Sejak itulah Al-Qur’an dikumpulkan dalam satu mushaf.
Abu Bakar meninggal pada bulan Jumadil Akhir tahun 13. Tatkala Abu Bakar merasa bahwa kematiannya telah dekat dia memberikan kekhilafahannya kepada Umar ibnul-Khathab.
B. Umar Ibnul- Khathab (13-23 H/634-643 M).
Dia dikenal sebagai sosok yang keras hati dan kasar serta sosok pemberani. Dia masuk Islam tahun ke 6 kenabian. Pada masa pemerintahannya Umar banyak menaklukan negeri-negeri lain. Diantaranya: menaklukan Damaskus, Mesir, wilayah pantai Syam, Libya dan kawasan Timur (Persia),serta beberapa peperangan. Yaitu: perang Yarmuk (14 H/ 635 M), perang Namariq (13 H/ 634 M), perang Jisr (sya’ban 13 H/ 634 M), perang Buwaid (Ramadhan 13 H/ 634 M), perang Qadhisiyah kubra (14 H/635 M).
Khalifah Umar mati syahid akibat sebuah konspirasi yang dirancang oleh musuh-musuh Islam dari kalangan Yahudi dan Persia yang sangat membencinya. Dia meninggal akibat tusukan yang dialaminya pada saat dia sedang melakukan shalat. Tusukan itu dilakukan oleh Abu Lu’luah Al-Majusi. Umar wafat pada bulan Dzulhijjah 23 H/643 M dan memerintah selama sepuluh tahun lamanya.
Hasil Kerjanya
1. Khalifah Umar adalah orang pertama yang menggelari dirinya Amirul Mukminin.
2. Dia adalah orang pertama yang membentuk kantor/kementrian.
3. Dia adalah orang pertama yang membuat penanggalan Islam dengan menjadikan awal hijrah Rasulullah sebagai awalnya.
4. Umar melakukan perluasan Masjidil Haram.
C. Utsman bin Affan (23-35 H/644-656 M)
Utsman dikenal memiliki dua sifat utama yang berbeda dengan sahabat-sahabat yang lain. Yaitu, rasa malu dan pemurah.
Masa pemerintahan Umar dipenuhi dengan penaklukan-penaklukan sebagai penyempurna penaklukan di masa pemerintahan Umar. Penaklukan yang dilakukan selalu berlanjut baik lewat jalur darat maupun jalur laut.
Keutamaan-keutamaan Utsman
1. Dia membeli sumur Arumah dan menyerahkannnya kepada kaum muslimin.
2. Dia khalifah yang pertama kali memperluas masjid Nabawi sebagai respon terhadap keinginan Rasulullah saat masjid itu semakin terasa sempit.
3. Penghimpunan Al-Qu’an dalam satu mushaf.
4. Terjadi perbedaan cara membaca (qiraat) di beberapa Negara Islam. Maka, Utsman menyatukan dalam satu bacaan yang sering dibaca oleh Rasulullah. Dia satukan Al-Qur’an dalam satu Mushaf dengan bacaan tadi dan memerintahkan untuk membakar mushaf-mushaf yang lain.
5. Dan masih banyak lagi keutamaan Utsman yang tidak mungkin disebutkan disini.
Utsman wafat pada bulan Dzulhijjah tahun 35 H/656 M. dengan demikian usia kekuasaannya adalah 12 tahun. Utsman meninggal pada saat terjadi pemberontakan di Madinah dengan tusukan pedang dan pembunuhnya pun melarikan diri.
D. Ali bin Abi Thalib (35-40 H/656-661 M).
Setelah terbunuhnya Utsman kaum muslimin memilih ali untuk menjadi pemimpin mereka.
Kebijakan Ali bin Abi Thalib
1. Memecat beberapa gubernur yang pernah di angkat Utsman bin Affan, mereka adalah Bani Umayyah.
2. Mengembalikan kembali tanah-tanah dan hibah yang demikian besar jumlahnya.
Tindakan ini muncul karena adanya pemberonatakan bani Umayyah yang tidak membaiatnya sebagai khalifah. Beberapa peperangan yang terjadi pada masa pemerintahan Umar antara lain yaitu: perang Jamal (36 H/656 M), perang Shiffin (37 H/657 M),Khawarij dan perang Nahrawand (38 H/658 M).
Ali dibunuh oleh seorang Khawarij yang bernama Abdur Rahman bin Muljam pada saat akan melaksanakan shalat subuh. Peristiwa ini terjadi pada saat bulan Ramadhan tahun 40 H/661 M. dia memerintah dalam jangka waktu 5 tahun.
Dengan terbunuhnya Ali, berakhir pula khilafah rasyidah yang sesuai dengan manhaj Allah secara sepenuhnya. Sejak itu aroma penyimpangan terus menyeruak.
4. Masuknya Islam di Negara India
Negeri Sind ditaklukan dibawah kepemimpinan Muhammad bin Qasim Ats-Tsaqafi pada masa antara tahun 93-96 H/711-714 M yang telah dikirim oleh Al-Hajjaj bin Yusuf pada masa kekuasaan Khalifah Umayyah Al-Walid bin Abdul Malik. Dia memimpin 17 ribu pasukan untuk menyerang negeri India. Ia berhasil menghancurkan kekuasaan itu dan menundukkannya dalam kekuasaannya, serta menyebarkan Islam disana.
5. Masuknya Islam di Negara Malaysia
Islam masuk ke wilayah ini lewat jalan pedagang-pedagang Arab, disebutkan bahwa mereka sampai Malaka pada tahun 675 H/1276 M. Raja Malaka masuk Islam melalui tangan mereka dan mengganti namanya menjadi Muhammad Syah, lalu diikuti oleh rakyatnya. Islam kemudian tersebar di kawasan-kawasan yang berdekatan dengannya, diantaranya smapai ke Indonesia dan Filipina.
6. Masuknya Islam di Negara Indonesia
Islam tersebar di wilayah ini pada pertengahan abad ke 8 H/ 14 M lewat para pedagang yang datang dari India, dimulai dari Sumatra kemudian ke Jawa. Kerajaan Malaka memiliki peranan besar dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Setelah itu para dai menyebarkannya ke pulau-pulau dan giat melakukan dakwah sehingga Islam tersebar merata.
BAB III
Kesimpulan
Umat Islam adalah kelompok yang diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Maka, siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak zaman Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad Saw. atau siapa saja yang akan berjalan di atas hidayah dan petunjuknya hingga hari kiamat dan beriman dengan Tuhannya, maka mereka adalah umat Islam.
Nabi Muhammad saw. adalah Nabi akhir zaman, risalah yang dibawa beliau adalah untuk semua tempat dan waktu. Oleh sebab itu bisa dipastikan bahwa pembawa risalah ini memilki derajat dan kemampuan yang sanggup untuk membawa risalah tersebut yang Allah pilih dengan kelebihan-kelebihan khusus
Rasulullah telah mendirikan Negara Islam pertama di Madinah. Negara Islam itu didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, persamaan, cinta, dan solidaritas sosial yang sempurna. Maka, sempurnalah manhajnya dan sistemnya diatur dengan sebaik-baiknya, satu hal yang seharusnya kaum muslimin mengikuti jejaknya.
Allah telah merahmati Rasulullah. Beliau merupakan embusan samawi yang Allah hadirkan ke bumi dengan sifat-sifat yang indah dan mulia. Beliau telah menghadirkan dari tangannya satu agama yang memang cocok untuk menjadi agama terakhir karena beliau mampu mengatur dan memberi arahan cara hidup dunia dan akhirat.
Masa Khulafaur Rasyidin ini tidak lebih dari 30 tahun. Masa mereka menjadi sangat istimewa karena mengikuti manhaj Rasulullah secara sempurna sesuai dengan jalan lurus yang Allah ridhai untuk hamba-hamba-Nya. Dengan demikian masa ini di anggap sebagai gambaran paling tepat bagi pelaksanaan hukum Islam dan pemerintahan Islam.
Pada masa ini peradaban Islam mencapai puncak yang sebenarnya, maksudnya adalah peradaban manusia yang berakar pada akidah yang berusia untuk melahirkan manusia-manusia yang bahagia.
Pada masa itu manusia telah memperoleh kebahagiaan yang sempurna. Mereka mendapat perlakuan yang adil, persamaan, keamanan, rasa tentram, dan memperoleh segala kebutuhan asasi mereka.
Di akhir masa pemerintahan mereka, muncul fitnah yang menimpa kaum muslimin. Fitnah ini telah memecah mereka kepada beberapa kelompok dan sekte yang hingga sekarang terus berlangsung.
Daftar Pustaka
1. Al-Qur’anul-Karim
2. Ahmad Al-Usairy (2009), Sejarah Islam, Jakarta, Akbar Media
3. Imam As-suyuthi (2001), Tarikh Khulafa’, Jakarta, Pustaka Al-kautsar
4. Zaid Husein Alhamid (1995), Kisah 25 Nabi dan Rasul, Jakarta, Pustaka Amani
1. Wilayah Bahasan Sejarah Islam
Sejarah Islam adalah sejarah tentang bangsa-bangsa dan Negara-negara Islam sejak munculnya Islam hingga masa kini. Sedangkan wilayah geografisnya mermanjang dari lautan atlantik hingga lautan teduh. Agama Islam memiliki kesempatan untuk menyebar karena Islam kini banyak bersentuhan dengan negeri-negeri perawan.
A. metode Umum Penulisan Sejarah
Dalam penulisan sejarah Islam, muncul dua metode:
• Pertama: metode klasik, metode ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan semua peristiwa tanpa ada komentar apa-apa.
• Kedua: metode modern, metode ini banyak memfokuskan pada komentar dan catatan tanpa memperhatikan rentetan sejarah yang terjadi.
B. awal Penulisan Sejarah Islam
Penulisan sejarah Islam,dimulai pada abad ke 3M. pertama kali ditulis adalah sirah Ibnu Hisyam (213 H / 828 M).
C. definisi Umat Islam
Umat Islam adalah kelompok yang diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Maka, siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak jaman Nabi Adam as. Hingga Nabi Muhammad Saw. Atau siapa saja yang akan senantiasa berjalan diatas hidayah dan petunjuknya hingga hari kiamat dan beriman pada Tuhannya, maka mereka adalah umat Islam.
2. sejarah Islam Pada Jaman Rasulullah Saw.
Risalah yang dibawa Nabi Muhammad menghimpun semua misi kenabian dan kerasulan sebelumnya. Sekaligus sebagai penutup kenabian dan kerasulan serta menghapus semua kenabian sebelumnya.
Muhammad Saw. dilahirkan di Makkah pada hari senin 12 Rabi’ul awwal tahun Gajah. Muhammad Saw lahir di Makkah sebagai anak yatim, karena ayahnya Abdullah wafat di Madinah dua bulan sebelum beliau lahir.
Ketika Nabi Saw. mencapai usia 25 tahun, beliau pun pergi ke Syam untuk membawa barang dagangan milik Khadijah binti Khuwailid, seorang wanita ternama dan kaya dengan disertai seorang sahaya Khadijah bernama Maisaroh.Setibanya di Makkah dari perjalanan dagang ini, beliau kawin dengan Khadijah binti Khuwailid.
Tatkala Muhammad Saw. mencapai usia 40 tahun turunlah wahyu pertama yang dibawa oleh Jibril di gua Hira’. Wahyu itu adalah firman Allah Swt.:
“Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia menciptakan manusia dari segumpal darah.”
Mulailah Rasulullah Saw. menyiarkan dakwah kepada kaumnya, pertama kali beliau menyiarkan agama Islam secara diam-diam,kemudian berubah menjadi terang-terangan. Oranng pertama yang menerima ajakan beliau adalah Abu Bakar, dari kaum wanita adalah Khadijah, dari anak-anak adalah Ali bin Abi Thallib, dan dari sahaya adalah Zaid bin Haritsah.
Dalam menyiarkan agama Islam Nabi Muhammad Saw mengalami gangguan besar dari kaumnya. Mereka melempari beliau dengan batuan dan kotoran, beliau tetap tekun dalam pekerjaannya yang mulia, hingga tampaklah kebenaran dan lenyaplah kebatilan.
Dakwah Nabi Saw. bukanlah untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk kemaslahatan seluruh umat manusia sebagaimana diperintahkan oleh Allah Swt.
Hijrah Pertama ke Negeri Habasyah
Peristiwa ini terjadi pada tahun kelima kenabian Rasulullah. Mereka yang melakukan hijrah berjumlah 10 orang laki-laki, dan 5 orang wanita. Pemimpin mereka adalah Utsman bin Mazh’un. Mereka mendapat perlakuan yang sangat baik dan tinggal selama beberapa bulan disana. Kemudian kembali lagi ke Makkah tatkala mereka mendengar bahwa orang-orang Quraisy telah masuk Islam. Namun, ternyata orang-orang Quraisy kembali menyiksa mereka.
Pasukan Pertama yang Dipimpin oleh Nabi Saw.
Pasukan pertama yang dipimpin Nabi Saw. adalah pasukan yang berangkat bersama beliau pada tahun 2 Hijriah. Untuk menyerang Waddan dan memerangi Bani Dhamrah, karena mereka melanggar janji damai yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak.
Setelah itu terjadi 27 kali ghazwat (peperanngan) yang kesemuanya dimenangkan oleh kaum muslimin,kecuali perang Uhud dan Awal perang Hunain. Peperangan dimana Rasulullah Saw. ikut berperang, semuanya berjumlah 9 peperangan, yaitu perang Badar (2 kali), Uhud, Khandaq, Bani Quraidah, Bani Mustrhaliq, Khaibar, Hunain dan Thaif.
Haji Wada’
Haji Wada’ terjadi pada tahun 10 Hijriah. Pada waktu itu yang ikut serta bersama Nabi Saw. Kira-kira 114.000 orang haji. Pada haji Wada’ beliau berkhutbah di hadapan kaum muslimin yang sangat besar jumlahnya.
Isi khutbah antara lain:
• Sesungguhnya darahmu dan hartamu adalah haram atas kamu (untuk diganggu).
• Takutlah kepada Allah dalam hal memperlakukan perempuan, karena sesungguhnya kamu mengambil mereka (istri-istrimu) dengan amanat Allah.
• Segala sesuatu yang termasuk perkara jahiliyah diletakkan dibawah kakiku ( tidak berlaku lagi).
• Dua perkara ku tinggalkan kepada kamu yang jika kamu pegangi kamu tidak akan tersesat sesudah kepergianku yaitu kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunnahku.
• Jangan kamu kembali kepada kafir dengan saling membunuh diantara kamu satu sama lain.
• Pada haji Wada’ inilah turun wahyu yang menunjukkan penyempurnaan agama ini, yaitu: “Hari ini Aku sempurnakan bagimu agamamu dan Aku sempurnakan kenikmatan-Ku atas kamu dan Aku rela Islam sebagai agamamu.
Sakit dan Wafatnya Nabi Saw.
Sakitnya Nabi Saw. dimulai rasa pusing sesudah menyiapkan pasukan Usamah. Tatkala penyakitnya bertambah keras beliau dirawat di rumah Aisyah. Karena sakit, kemudian beliau menyuruh Abu Bakar untuk menjadi imam bagi para sahabatnya.
Akhirnya pada hari senin 12 Rabi’ul Awwal tahun 11 H., wafatlah Rasulullaah Saw. dalam usia 63 tahun.
Kesedihan yang mendalam menyelimuti kaum muslimin atas wafatnya Rasulullah. Berdirilah Abu Bakar ditengah-tengah kaum muslimin dan berkata: “Wahai manusia, barang siapa meyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah meninggal. Dan barang siapa menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah tidak akan pernah mati.
3. Masa Pemerintahan Khulafaur Rasyidin
A. Abu Bakar As-Shidiq ( 11-13 H / 632-634 M)
Abu Bakar adalah orang pertama masuk Islam dari kalangan tua. Masa pemerintahannya sangatlah singkat, hanya berkisar 2 tahun 3 bulan. Namun, walaupun berjangka pendek masa pemerintahannya penuh dengan perbuatan-perbuatan dan aksi-aksi yang agung. Diantaranya:
• Abu Bakar memberangkatkan pasukan Usamah bin Zaid sesuai dengan pesan Rasulullah.
• Perang melawan orang-orang murtad.
• Perang Yamamah.
• Menghimpun Al-Qur’an.
Satu kerja besar yang dilakukan Abu Bakar yaitu menghimpun Al-Qur’an, beliau memerintahkan kepada Zaid bin Tsabit untuk menghimpun Al-Qur’an dari pelepah kurma, kulit binatang dan dari hafalan kaum muslimin.
Hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian Al-Qur’an setelah syahidnya beberapa orang penghafal Al-Qur’an di perang Yamamah. Umar lah yang mengusulkan pertama kalinya penghimpunan Al-Qur’an ini. Sejak itulah Al-Qur’an dikumpulkan dalam satu mushaf.
Abu Bakar meninggal pada bulan Jumadil Akhir tahun 13. Tatkala Abu Bakar merasa bahwa kematiannya telah dekat dia memberikan kekhilafahannya kepada Umar ibnul-Khathab.
B. Umar Ibnul- Khathab (13-23 H/634-643 M).
Dia dikenal sebagai sosok yang keras hati dan kasar serta sosok pemberani. Dia masuk Islam tahun ke 6 kenabian. Pada masa pemerintahannya Umar banyak menaklukan negeri-negeri lain. Diantaranya: menaklukan Damaskus, Mesir, wilayah pantai Syam, Libya dan kawasan Timur (Persia),serta beberapa peperangan. Yaitu: perang Yarmuk (14 H/ 635 M), perang Namariq (13 H/ 634 M), perang Jisr (sya’ban 13 H/ 634 M), perang Buwaid (Ramadhan 13 H/ 634 M), perang Qadhisiyah kubra (14 H/635 M).
Khalifah Umar mati syahid akibat sebuah konspirasi yang dirancang oleh musuh-musuh Islam dari kalangan Yahudi dan Persia yang sangat membencinya. Dia meninggal akibat tusukan yang dialaminya pada saat dia sedang melakukan shalat. Tusukan itu dilakukan oleh Abu Lu’luah Al-Majusi. Umar wafat pada bulan Dzulhijjah 23 H/643 M dan memerintah selama sepuluh tahun lamanya.
Hasil Kerjanya
1. Khalifah Umar adalah orang pertama yang menggelari dirinya Amirul Mukminin.
2. Dia adalah orang pertama yang membentuk kantor/kementrian.
3. Dia adalah orang pertama yang membuat penanggalan Islam dengan menjadikan awal hijrah Rasulullah sebagai awalnya.
4. Umar melakukan perluasan Masjidil Haram.
C. Utsman bin Affan (23-35 H/644-656 M)
Utsman dikenal memiliki dua sifat utama yang berbeda dengan sahabat-sahabat yang lain. Yaitu, rasa malu dan pemurah.
Masa pemerintahan Umar dipenuhi dengan penaklukan-penaklukan sebagai penyempurna penaklukan di masa pemerintahan Umar. Penaklukan yang dilakukan selalu berlanjut baik lewat jalur darat maupun jalur laut.
Keutamaan-keutamaan Utsman
1. Dia membeli sumur Arumah dan menyerahkannnya kepada kaum muslimin.
2. Dia khalifah yang pertama kali memperluas masjid Nabawi sebagai respon terhadap keinginan Rasulullah saat masjid itu semakin terasa sempit.
3. Penghimpunan Al-Qu’an dalam satu mushaf.
4. Terjadi perbedaan cara membaca (qiraat) di beberapa Negara Islam. Maka, Utsman menyatukan dalam satu bacaan yang sering dibaca oleh Rasulullah. Dia satukan Al-Qur’an dalam satu Mushaf dengan bacaan tadi dan memerintahkan untuk membakar mushaf-mushaf yang lain.
5. Dan masih banyak lagi keutamaan Utsman yang tidak mungkin disebutkan disini.
Utsman wafat pada bulan Dzulhijjah tahun 35 H/656 M. dengan demikian usia kekuasaannya adalah 12 tahun. Utsman meninggal pada saat terjadi pemberontakan di Madinah dengan tusukan pedang dan pembunuhnya pun melarikan diri.
D. Ali bin Abi Thalib (35-40 H/656-661 M).
Setelah terbunuhnya Utsman kaum muslimin memilih ali untuk menjadi pemimpin mereka.
Kebijakan Ali bin Abi Thalib
1. Memecat beberapa gubernur yang pernah di angkat Utsman bin Affan, mereka adalah Bani Umayyah.
2. Mengembalikan kembali tanah-tanah dan hibah yang demikian besar jumlahnya.
Tindakan ini muncul karena adanya pemberonatakan bani Umayyah yang tidak membaiatnya sebagai khalifah. Beberapa peperangan yang terjadi pada masa pemerintahan Umar antara lain yaitu: perang Jamal (36 H/656 M), perang Shiffin (37 H/657 M),Khawarij dan perang Nahrawand (38 H/658 M).
Ali dibunuh oleh seorang Khawarij yang bernama Abdur Rahman bin Muljam pada saat akan melaksanakan shalat subuh. Peristiwa ini terjadi pada saat bulan Ramadhan tahun 40 H/661 M. dia memerintah dalam jangka waktu 5 tahun.
Dengan terbunuhnya Ali, berakhir pula khilafah rasyidah yang sesuai dengan manhaj Allah secara sepenuhnya. Sejak itu aroma penyimpangan terus menyeruak.
4. Masuknya Islam di Negara India
Negeri Sind ditaklukan dibawah kepemimpinan Muhammad bin Qasim Ats-Tsaqafi pada masa antara tahun 93-96 H/711-714 M yang telah dikirim oleh Al-Hajjaj bin Yusuf pada masa kekuasaan Khalifah Umayyah Al-Walid bin Abdul Malik. Dia memimpin 17 ribu pasukan untuk menyerang negeri India. Ia berhasil menghancurkan kekuasaan itu dan menundukkannya dalam kekuasaannya, serta menyebarkan Islam disana.
5. Masuknya Islam di Negara Malaysia
Islam masuk ke wilayah ini lewat jalan pedagang-pedagang Arab, disebutkan bahwa mereka sampai Malaka pada tahun 675 H/1276 M. Raja Malaka masuk Islam melalui tangan mereka dan mengganti namanya menjadi Muhammad Syah, lalu diikuti oleh rakyatnya. Islam kemudian tersebar di kawasan-kawasan yang berdekatan dengannya, diantaranya smapai ke Indonesia dan Filipina.
6. Masuknya Islam di Negara Indonesia
Islam tersebar di wilayah ini pada pertengahan abad ke 8 H/ 14 M lewat para pedagang yang datang dari India, dimulai dari Sumatra kemudian ke Jawa. Kerajaan Malaka memiliki peranan besar dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Setelah itu para dai menyebarkannya ke pulau-pulau dan giat melakukan dakwah sehingga Islam tersebar merata.
BAB III
Kesimpulan
Umat Islam adalah kelompok yang diikat oleh akidah Islam sepanjang sejarah. Maka, siapapun yang mengikuti Nabi mereka sejak zaman Nabi Adam as. hingga Nabi Muhammad Saw. atau siapa saja yang akan berjalan di atas hidayah dan petunjuknya hingga hari kiamat dan beriman dengan Tuhannya, maka mereka adalah umat Islam.
Nabi Muhammad saw. adalah Nabi akhir zaman, risalah yang dibawa beliau adalah untuk semua tempat dan waktu. Oleh sebab itu bisa dipastikan bahwa pembawa risalah ini memilki derajat dan kemampuan yang sanggup untuk membawa risalah tersebut yang Allah pilih dengan kelebihan-kelebihan khusus
Rasulullah telah mendirikan Negara Islam pertama di Madinah. Negara Islam itu didasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, persamaan, cinta, dan solidaritas sosial yang sempurna. Maka, sempurnalah manhajnya dan sistemnya diatur dengan sebaik-baiknya, satu hal yang seharusnya kaum muslimin mengikuti jejaknya.
Allah telah merahmati Rasulullah. Beliau merupakan embusan samawi yang Allah hadirkan ke bumi dengan sifat-sifat yang indah dan mulia. Beliau telah menghadirkan dari tangannya satu agama yang memang cocok untuk menjadi agama terakhir karena beliau mampu mengatur dan memberi arahan cara hidup dunia dan akhirat.
Masa Khulafaur Rasyidin ini tidak lebih dari 30 tahun. Masa mereka menjadi sangat istimewa karena mengikuti manhaj Rasulullah secara sempurna sesuai dengan jalan lurus yang Allah ridhai untuk hamba-hamba-Nya. Dengan demikian masa ini di anggap sebagai gambaran paling tepat bagi pelaksanaan hukum Islam dan pemerintahan Islam.
Pada masa ini peradaban Islam mencapai puncak yang sebenarnya, maksudnya adalah peradaban manusia yang berakar pada akidah yang berusia untuk melahirkan manusia-manusia yang bahagia.
Pada masa itu manusia telah memperoleh kebahagiaan yang sempurna. Mereka mendapat perlakuan yang adil, persamaan, keamanan, rasa tentram, dan memperoleh segala kebutuhan asasi mereka.
Di akhir masa pemerintahan mereka, muncul fitnah yang menimpa kaum muslimin. Fitnah ini telah memecah mereka kepada beberapa kelompok dan sekte yang hingga sekarang terus berlangsung.
Daftar Pustaka
1. Al-Qur’anul-Karim
2. Ahmad Al-Usairy (2009), Sejarah Islam, Jakarta, Akbar Media
3. Imam As-suyuthi (2001), Tarikh Khulafa’, Jakarta, Pustaka Al-kautsar
4. Zaid Husein Alhamid (1995), Kisah 25 Nabi dan Rasul, Jakarta, Pustaka Amani
Saturday, January 29, 2011
Penerapan Prinsip Kepemimpinan dalam Bagian Kesenian di OPPM
Bab II
PEMBAHASAN
a.Kajian Teoritis
Kepemimpinan adalah "suatu proses yang kompleks dimana seseorang mempengaruhi orang lain untuk menunaikan suatu misi, tugas atau tujuan dan mengarahkan organisasi yang membuatnya lebih kohesif dan koheren". Mereka yang memegang jabatan sebagai pemimpin menerapkan seluruh atribut kepemimpinannya (keyakinan, nilai-nilai, etika, karakter, pengetahuan dan keterampilan).
Menurut George R. Terry "kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseotang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadara dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang di inginkan".
Sedangkan menurut DR Thomas Gordon "kepemimpinan dapat dikonsepsualisasikan sbg suatu interaksi antara seseorang dengan suatu kelompok, tepatnya antara pemimpin dengan anggota-anggota kelompok setiap peserta didalam interaksi dengan memainkan peranan dan dengan cara-cara tertentu peranan itu harus dipilah-pilahkan dari satu dengan yang lainnya". Dasar pemilihan merupakan soal pengaruh, pemimpin mempengaruhi dan orang lain dipengaruhi. Gaya kepemimpinan yang melanggar garis demokrasi Allah hanyalah menumbuh suburkan anarkisme dan keganasan hewaniyah, sebagaimana disebutkan oleh Thomas Hobbes "Homo Homini Lupus" manusia akan menjadi pemangsa manusia yang lainnya. Itulah yang terjadi jika yang memimpin adalah otak bukan hati.
Pemimpin sejati adalah orang yang yang selalu mencintai dan memberi perhatian kepada orang lain, sehinnga ia dicintai. Memilki integritas yang kuat sehingga ia dipercaya oleh pengikutnya. Selalu membimbing dan mengerti pengikutnya, memilki kepribadian yang kuat dan konsisiten. Dan yang terpenting adalah memimpin berlandaskan suara hati yang fitrah.
b. Pembahasan
1. Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinana adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi sekelompok orang-orang yang memiliki kebutuhan yang sama dan mengarahkan mereka agar mereka bersedia melakukan pekerjaan sesuai pengarahannya. Dalam kepemimpinan ada seorang pemimpin yang menggerakkan kelompoknya dengan berbagai cara, dan gaya masing-masing. Namun pada intinya pemimpin adalah orang-orang yang mampu menunjukkan kepada kelompok, kesempatan apa saja yang bisa diraih dan bagaimana cara meraihnya.
Pemimpin memprsatukan kelompok dengan satu tujuan dan komitmen yang bisa diterima oleh semua anggota kelompok. Dia memberikan teladan kepada anggota kelompok. Pemimpin berusaha bahkan siap berkorban untuk melindungi anggota dari bahaya atau kerugian yang mungkin bisa di derita.
Pemimpin mempengaruuhi para anggota kelompok dengan bukti-bukti dari setiap ucapannya. Karena bukti-bukti inilah kemudian kelompok bersedia menuruti apa yang dikatakan dan dianjurkannya. Dengan ide-idenya yang cemerlang seseorang mengarahkan kelompoknya untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Melalui pencapaian-pencapaian inilah secara bertahap pemimpin memperoleh kepercayaan dari kelompoknya. Kepercayaan ini semakin lama tumbuh menjadi semakin besar karena pemimpin tidak memanfaatkannya untuk kepentingannya sendiri melainkan untuk kepentingan bersama.
2. Prinsip-prinsip Kepemimpinan
Disekitar kita, banyak sekali contoh-contoh pemimpin dengan tipikal, gaya dan prinsip yang berbeda. Untuk menghasilkan seorang pemimpin yang tidak hanya dicintai, dipercaya atau diikuti, namun juga membimbing sesuai hati nurani. Disini saya akan menyebutkan 4 prinsip yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.
A. Pemimpin yang Dicintai
Kita bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tapi kita tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka. Seorang pemimpin tidak bisa hanya menunjukkan prestasi kerjanya saja, namun ia harus mencintai dan dicintai orang lain.
Prinsip basmallah adalah jawabannya. Selalu berusaha mengerti dan menghargai setiap individu, dan selalu bersikap rahman serta rahim. Berbeda dengan teknik sekarang yang banyak diajarkan, yang lebih menekankan pada teknik luar seprti; senyum, mengingat nama, mau mendengar, atau fokus pada minat orang lain. Sedangkan Nabi Muhammad Saw. lebih dari sekedar kulit tsb. Ia lebih memilih untuk menanamkan pengaruhnya lewat inner-beauty-nya yang memukau dan tanpa cacat.
B. Pemimpin yang Dipercaya
Seseorang yang memilki integritas tinggi adalah orang yang penuh keberanian serta berusaha tanpa kenal putus asa untuk dapat mencapai apa yang ia cita-citakan. Cita-cita yang dimilikinya itu mampu mendorong dirinya untuk tetap konsisten dengan langkahnya. Ketika kita mencapai tingkat ini, maka orang lain akan melihat bagaimana aspek 'mulkiyyah' yaitu komitmen kita, sehingga orang kemudian akan menilai dan memutuskan untuk mengikuti atau tidak mengikuti kita.
Integritas akan membuat kita dipercaya, dan kepercayaan ini akan menciptakan pengikut. Dan kemudian tercipta sebuah kelompok yang memiliki kesamaan tujuan. Inilah prinsip kedua dari kepepmimpinan. Setelah mencapai landasan sebagai pemimpin yang dicintai maka prinsip kedua adalah integritas yang menciptakan kepercayaan.
Integritas adalah sebuah kejujuran, integritas tidak pernah berbohong dan integritas adalah kesesuaianm antara kata-kata dan perbuatan yang menghasilkan kepercayaan.
C. Pemimpin sebagai Pembimbing
Pemimpin yang berhasil bukanlah yang berhasil dari sisi luas atau tidaknya kekuasaannya, namun lebih karena kemampuannya memberikan motivasi dan kekuatan kepada orang lain. Seorang pemimpin dikatakan gagal apabila tidak berhasil memiliki penerus. Pada prinsip inilah puncak loyalitas pengikutnya akan terbentuk. Prinsip pertama akan menghasilkan pemimpin yang dicintai, prinsip kedua akan menghasilkan pemimpin yang memperoleh kepercayaan karena integritas, dan pada prinsip ketiga akan tercipta loyalitas, kader-kader penerus sekaligus kesetiaan dari para pengikutnya.
Selain memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan memiliki integritas, komitmen dan konsisitensi seorang pemimpin harus memiliki kejernihan hati. Kita harus merdeka dari prinsip-prinsip yang keliru, subyektif pembanding yang tidak obyektif, mengetahui prioritas, dan terbebas dari prasangka negatif. Ini semua merupakan syarat mutlak yang sangat menentukan bagi eksistensi kepemimpinan seseorang, termasuk juga diri kita.
Pemimpin pada tingkat ini harus sudah memiliki prinsip yang kuat dan benar, yaitu hanya berpegang pada Tuhan. Bahwasanya telah banyak terbukti seorang pemimpin bisa menyesatkan jutaan orang dengan pengaruh dan cara berpikir yang salah.
D. Pemimpin yang Berkepribadian
Harry S Truman mengatakan bahwa "Disiplin pribadi (diri sendiri) adalah suatu hal yang datang terlebih dahulu". Pemimpin tidak akan berhasil memimpin orang lain apabila ia belum berhasil memimpin dirinya sendiri. pemimpin harus mampu dan berhasil menjelajahi dirinya sendiri. Sebelum ia memimpin keluar, ia harus lebih dahulu memimpin ke dalam.
3. Pengaplikasian Prinsip Kepemimpinan dalam Bagian Kesenian di OPPM
Siap di pimpin dan siap memimpin adalah sebuah slogan yang memiliki makna yang dalam akan kepemimpinan pada suatu organisasi di PMDG Ponorogo. Kepemimpinan bagi seorang santri seperti kami yang mana diberikan amanah untuk menjadi seorang pemimpin di bagian kesenian, tidak hanya dituntut sebagai seorang seniman, tetapi kita memilki kewajiban agar dapat memimpin dan menjadikan anggota kami mahir dalam segala bidang seni yang di landasi nilai-nilai agama. Karena seni merupakan nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia yang tercurah dalam sebuah karya. Maka dari itu, prinsip-prinsip kepemimpinan di atas sangat berpengaruh dalam pengaplikasian di bagian OPPM ini.
Namun pada kenyataannya keempat prinsip tersebut tidak dapat di aplikasikan semuanya dalam dunia nyata, hanya sebagian prinsip saja yang dapat di aplikasikan dalam bagian kesenian OPPM ini. Yatu: sebagai pemimpin yang di cintai, yang mana bersikap rahman serta rahim pada anggotanya. Sebagai pemimpin yang berkepribadian dimana kita bisa berhasil memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain dan mengenal secara dalam siapa diri kita sebenarnya. Dan sebagai pembimbing, yaitu dengan memberikan motivasi dan kekuatan pada anggotanya serta dapat mengembangkan kemampuan dan keteguhan mental orang lain.
Akan tetapi, prinsip sebagai pemimpin yang di percaya ini kurang dapat di aplikasikan dengan baik dalam bagian kesenian di OPPM, hal ini di karenakan kurangnya konsistensi kepercayaan dan pengaruh dari seorang pemimpin atau kurangnya integritas yang di milikinya.
PEMBAHASAN
a.Kajian Teoritis
Kepemimpinan adalah "suatu proses yang kompleks dimana seseorang mempengaruhi orang lain untuk menunaikan suatu misi, tugas atau tujuan dan mengarahkan organisasi yang membuatnya lebih kohesif dan koheren". Mereka yang memegang jabatan sebagai pemimpin menerapkan seluruh atribut kepemimpinannya (keyakinan, nilai-nilai, etika, karakter, pengetahuan dan keterampilan).
Menurut George R. Terry "kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseotang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadara dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang di inginkan".
Sedangkan menurut DR Thomas Gordon "kepemimpinan dapat dikonsepsualisasikan sbg suatu interaksi antara seseorang dengan suatu kelompok, tepatnya antara pemimpin dengan anggota-anggota kelompok setiap peserta didalam interaksi dengan memainkan peranan dan dengan cara-cara tertentu peranan itu harus dipilah-pilahkan dari satu dengan yang lainnya". Dasar pemilihan merupakan soal pengaruh, pemimpin mempengaruhi dan orang lain dipengaruhi. Gaya kepemimpinan yang melanggar garis demokrasi Allah hanyalah menumbuh suburkan anarkisme dan keganasan hewaniyah, sebagaimana disebutkan oleh Thomas Hobbes "Homo Homini Lupus" manusia akan menjadi pemangsa manusia yang lainnya. Itulah yang terjadi jika yang memimpin adalah otak bukan hati.
Pemimpin sejati adalah orang yang yang selalu mencintai dan memberi perhatian kepada orang lain, sehinnga ia dicintai. Memilki integritas yang kuat sehingga ia dipercaya oleh pengikutnya. Selalu membimbing dan mengerti pengikutnya, memilki kepribadian yang kuat dan konsisiten. Dan yang terpenting adalah memimpin berlandaskan suara hati yang fitrah.
b. Pembahasan
1. Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinana adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi sekelompok orang-orang yang memiliki kebutuhan yang sama dan mengarahkan mereka agar mereka bersedia melakukan pekerjaan sesuai pengarahannya. Dalam kepemimpinan ada seorang pemimpin yang menggerakkan kelompoknya dengan berbagai cara, dan gaya masing-masing. Namun pada intinya pemimpin adalah orang-orang yang mampu menunjukkan kepada kelompok, kesempatan apa saja yang bisa diraih dan bagaimana cara meraihnya.
Pemimpin memprsatukan kelompok dengan satu tujuan dan komitmen yang bisa diterima oleh semua anggota kelompok. Dia memberikan teladan kepada anggota kelompok. Pemimpin berusaha bahkan siap berkorban untuk melindungi anggota dari bahaya atau kerugian yang mungkin bisa di derita.
Pemimpin mempengaruuhi para anggota kelompok dengan bukti-bukti dari setiap ucapannya. Karena bukti-bukti inilah kemudian kelompok bersedia menuruti apa yang dikatakan dan dianjurkannya. Dengan ide-idenya yang cemerlang seseorang mengarahkan kelompoknya untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Melalui pencapaian-pencapaian inilah secara bertahap pemimpin memperoleh kepercayaan dari kelompoknya. Kepercayaan ini semakin lama tumbuh menjadi semakin besar karena pemimpin tidak memanfaatkannya untuk kepentingannya sendiri melainkan untuk kepentingan bersama.
2. Prinsip-prinsip Kepemimpinan
Disekitar kita, banyak sekali contoh-contoh pemimpin dengan tipikal, gaya dan prinsip yang berbeda. Untuk menghasilkan seorang pemimpin yang tidak hanya dicintai, dipercaya atau diikuti, namun juga membimbing sesuai hati nurani. Disini saya akan menyebutkan 4 prinsip yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin.
A. Pemimpin yang Dicintai
Kita bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tapi kita tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka. Seorang pemimpin tidak bisa hanya menunjukkan prestasi kerjanya saja, namun ia harus mencintai dan dicintai orang lain.
Prinsip basmallah adalah jawabannya. Selalu berusaha mengerti dan menghargai setiap individu, dan selalu bersikap rahman serta rahim. Berbeda dengan teknik sekarang yang banyak diajarkan, yang lebih menekankan pada teknik luar seprti; senyum, mengingat nama, mau mendengar, atau fokus pada minat orang lain. Sedangkan Nabi Muhammad Saw. lebih dari sekedar kulit tsb. Ia lebih memilih untuk menanamkan pengaruhnya lewat inner-beauty-nya yang memukau dan tanpa cacat.
B. Pemimpin yang Dipercaya
Seseorang yang memilki integritas tinggi adalah orang yang penuh keberanian serta berusaha tanpa kenal putus asa untuk dapat mencapai apa yang ia cita-citakan. Cita-cita yang dimilikinya itu mampu mendorong dirinya untuk tetap konsisten dengan langkahnya. Ketika kita mencapai tingkat ini, maka orang lain akan melihat bagaimana aspek 'mulkiyyah' yaitu komitmen kita, sehingga orang kemudian akan menilai dan memutuskan untuk mengikuti atau tidak mengikuti kita.
Integritas akan membuat kita dipercaya, dan kepercayaan ini akan menciptakan pengikut. Dan kemudian tercipta sebuah kelompok yang memiliki kesamaan tujuan. Inilah prinsip kedua dari kepepmimpinan. Setelah mencapai landasan sebagai pemimpin yang dicintai maka prinsip kedua adalah integritas yang menciptakan kepercayaan.
Integritas adalah sebuah kejujuran, integritas tidak pernah berbohong dan integritas adalah kesesuaianm antara kata-kata dan perbuatan yang menghasilkan kepercayaan.
C. Pemimpin sebagai Pembimbing
Pemimpin yang berhasil bukanlah yang berhasil dari sisi luas atau tidaknya kekuasaannya, namun lebih karena kemampuannya memberikan motivasi dan kekuatan kepada orang lain. Seorang pemimpin dikatakan gagal apabila tidak berhasil memiliki penerus. Pada prinsip inilah puncak loyalitas pengikutnya akan terbentuk. Prinsip pertama akan menghasilkan pemimpin yang dicintai, prinsip kedua akan menghasilkan pemimpin yang memperoleh kepercayaan karena integritas, dan pada prinsip ketiga akan tercipta loyalitas, kader-kader penerus sekaligus kesetiaan dari para pengikutnya.
Selain memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi dan memiliki integritas, komitmen dan konsisitensi seorang pemimpin harus memiliki kejernihan hati. Kita harus merdeka dari prinsip-prinsip yang keliru, subyektif pembanding yang tidak obyektif, mengetahui prioritas, dan terbebas dari prasangka negatif. Ini semua merupakan syarat mutlak yang sangat menentukan bagi eksistensi kepemimpinan seseorang, termasuk juga diri kita.
Pemimpin pada tingkat ini harus sudah memiliki prinsip yang kuat dan benar, yaitu hanya berpegang pada Tuhan. Bahwasanya telah banyak terbukti seorang pemimpin bisa menyesatkan jutaan orang dengan pengaruh dan cara berpikir yang salah.
D. Pemimpin yang Berkepribadian
Harry S Truman mengatakan bahwa "Disiplin pribadi (diri sendiri) adalah suatu hal yang datang terlebih dahulu". Pemimpin tidak akan berhasil memimpin orang lain apabila ia belum berhasil memimpin dirinya sendiri. pemimpin harus mampu dan berhasil menjelajahi dirinya sendiri. Sebelum ia memimpin keluar, ia harus lebih dahulu memimpin ke dalam.
3. Pengaplikasian Prinsip Kepemimpinan dalam Bagian Kesenian di OPPM
Siap di pimpin dan siap memimpin adalah sebuah slogan yang memiliki makna yang dalam akan kepemimpinan pada suatu organisasi di PMDG Ponorogo. Kepemimpinan bagi seorang santri seperti kami yang mana diberikan amanah untuk menjadi seorang pemimpin di bagian kesenian, tidak hanya dituntut sebagai seorang seniman, tetapi kita memilki kewajiban agar dapat memimpin dan menjadikan anggota kami mahir dalam segala bidang seni yang di landasi nilai-nilai agama. Karena seni merupakan nilai keindahan (estetika) yang berasal dari ekspresi hasrat manusia yang tercurah dalam sebuah karya. Maka dari itu, prinsip-prinsip kepemimpinan di atas sangat berpengaruh dalam pengaplikasian di bagian OPPM ini.
Namun pada kenyataannya keempat prinsip tersebut tidak dapat di aplikasikan semuanya dalam dunia nyata, hanya sebagian prinsip saja yang dapat di aplikasikan dalam bagian kesenian OPPM ini. Yatu: sebagai pemimpin yang di cintai, yang mana bersikap rahman serta rahim pada anggotanya. Sebagai pemimpin yang berkepribadian dimana kita bisa berhasil memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain dan mengenal secara dalam siapa diri kita sebenarnya. Dan sebagai pembimbing, yaitu dengan memberikan motivasi dan kekuatan pada anggotanya serta dapat mengembangkan kemampuan dan keteguhan mental orang lain.
Akan tetapi, prinsip sebagai pemimpin yang di percaya ini kurang dapat di aplikasikan dengan baik dalam bagian kesenian di OPPM, hal ini di karenakan kurangnya konsistensi kepercayaan dan pengaruh dari seorang pemimpin atau kurangnya integritas yang di milikinya.
Saturday, December 25, 2010
Sistem Pemikiran Ekonomi Syariah dan Konvensional
Ekonomi Syariah dita'rifkan sebagai ilmu yang mempelajari tata kehidupan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk mencapai ridha Allah. Ia mencakip tiga domein , yakni; tata kehidupan masyarakat, kebutuhan ridha Allah.
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi Syariah bukan pula berada ditengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua taggung jawab kepada warganya, serta komunis yang ekstrim, ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidakboleh ditransaksikan.
Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan, serta mampu memberikan kesempatan seluas-seluasnya kepada setiap pelaku usaha. Dalam menjalankan kegiatan ekonominya, Islam sangat mengharamkan riba.
Sedangkan dalam sistem ekonomi konvensional, dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumber daya yang terbatas. Sehingga terselenggaranya keseimbangan pasar dikarenakan manusia kebih mementingkan dirinya sendiri.
Dalam sistem ekonomi konvensional terdapat kesenjangan atau lebih tepat disebut kontradiksi ini. antara kecenderungan pribadi pada tingkat mikroekonomi dengan tujuan-tujuan kolektif makroekonomi. Masalah yang ditimbulkan akibat kontradiksi ini. seperti tak tercapainya full employment. dan pertumbuhan ekonomi yang sustainable. juga tidsak dapat dipecahkan oleh pemikir konvensional baik mazha klasik maipin keynessian. Namun perli diakui bahwa ekonomi konvensiopnal mengandung kebenaran yang bersifat universal. tapi perlu diedeakan kebenaran-kebenaran tersebut dengan konsekuensi-konsekuensi logis dari filosofi nilai dasar dan paradigma dari ekonomi kovensional, sehingga dalam membangun ekonomi Islam tidak terjadi lebingungan dan kerancuan , seperti terjebeak dalam usaha-usaha yang ada di konvensional.
Sistem kapitalisme memberikan gincangan-gicangan ekonomi dan implikasi-implikasi negatif. jertan hutang di hampir seluruh negara berkembang, kemiskinan uang semakin meluas di negara dunia ke-3. Sebuah krisis secara logis menunjukkan kelemahan yang ada dalam struktur ekonomi yang ada. sehingga diperlikan sebuah kebijakkan yang kemudian secara tak loangsung memperkokoh bangunan ekonomi.
Semua ini dikarenakan tingkah laku manusia terfokus sebagai tingkah laku yang bersifat individual. yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan (needs), tetapi pada hakikatnya untuk memmmuaskan keinginan (wants) yang memang tak terbatas.
telah diakui bahwa morlotas dan nilai agama memiliki andil dalam perilaku ekonomi manusia. perilaku ekonomi yang diwarnai oleh moral sebenarnya pernah menjadi diskusi hangat dealam ekonomi konvensional, namun karena kesulitan menemukan alat ukurnya maka wacana beralih dari moralitas ke sesiatu yang lebih materi yaitu "egoisme".
Manusia sebagai wakil khalfah Allah di dunia tidak mungkin memiliki sifat individualistik, karena semua kekayaan yang ada di bumi adalah milik Allah semata.
Disinila ekonomi syariah memiliki peran penting. karena ekonomi dalam Islam mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan. sertra mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepda setiap pelaku usaha.dan muara dari aktifitas ekonomi ini adalah untuk mencapai Ridha Allah.
Mereka yang melakukan amallah ini dalam keseharian kerjanya dalam suayu yaya kehidupan masyarakat adalah mereka yang akan mampu merasakan manifestasi kekayaan Allah Swt., mereka akan terlatih dan terpandu dalam semangat untuk menegakkan keadilan dan kebenaran serta berkemampuan untuk mencegah yang fahsya, munkar dan baghy.
Ekonomi syariah tidak bisa mengikuti pola perkembanga ekonomi konvensional. adapun perbedaan yang mendasar antara ekonomi syariahdan konvensional adalah dari sumber hukum yang berbeda. Sumber hukum ekonomi syariah adalah Alquran dan Alhadist. Alquran merupakan wahyu Allah yang diturunkan melalui Jibril kepada Muhammad Saw. untuk disampaikan kepada manusia. Hadist merupakan segala ucapan dan tindakkan Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah untuk menjadi untusannya. Alquran dan Hadist memiliki sifat universal yang tidak hanya berisikan kaidah ekonomi namun segenap dimensi kehidupan manusia.
Ilmu ekonomi konvensional yang tidak didasarkan atas wahyu lebih banyak menggunakan konteks masalah dimana pemikiran ekonomi tsb hidup. mereka menggunakan teori yangt berasal dari asumsi-asumsi yang dibangun oleh sejarah pada waktu teuri tsb ditemukan. maka karakter ekonomikonvensional sangat dipengaruhi oleh latar belakang kehindupan mereka.
Sistem kapitalis selama ini menciptakan kesenjangan antara si miskin dan si kaya . kemiskina dan pengangguran semakin menggurita sehingga kesejahteraan sosial tidak terbentuk secara adil. sedangkan ekonomi konvensional tidak pernah sepi dari badai kritis.untuk menghindari terjadu krisis ini, dianjutkan pada seluruh masyarakat muslim di dunia untuk kembali pada sisitem perekonomian Islam. Mata uang Islam yang semestinya digunakan adalah dinar dan dirha, bukan dollar. mata uang ini terbukti kebal terhadap krisis karena nilainnya stabil.
Namun, sebagus apapun sistem perekonomiannua tidak akan menjamin keberhasilan jika tidak mempersiapkan SDM yang handal. dan SDM yang handal harus sinergi dengan sistem. Maka dari itu akidah dan pemahaman SDM terhadap Islam harus ditingkatkan. serta senantiasa memiliki jiwa yang amanah.
Dalam aktifitas ekononi Islam Allah menekankan pentingnya pengorbangan individu untuk mewujudkan kemaslahatan sosial yang lebih beswar. Paradigma Allah oriented harus menjadi penggerak aktifitas eko0nomi, dengan mernjadikan Allah sebagai tujuan dan senantiasa mengharapkan ridha-Nya. maka pengorbanan adalah syarat mutlak yang tidak dapat ditawar.
Pengorbanan dilakukan demi perwujudan kehidupan dan tatanan perekonomian yang mengantarkan kepada kesejahteraan yang dubungkai dalam keadilan sosial bagi seluruh umat manusia. Karena itu sistem ekonomi syariah harus disosialisasikan keseluruh dunia sebagai sistem yang adil dan aman.
Maha benar Allah ketika mengatakan Allah menghancrurkan riba dan menghalalhan shadaqah. dan ekonomi syariah adalah pengorbanan. Wallahu A'lam bish Shawab.
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan ekonomi kapitalis, sosialis maupun komunis. Ekonomi Syariah bukan pula berada ditengah-tengah ketiga sistem ekonomi itu. Sangat bertolak belakang dengan kapitalis yang lebih bersifat individual, sosialis yang memberikan hampir semua taggung jawab kepada warganya, serta komunis yang ekstrim, ekonomi Islam menetapkan bentuk perdagangan serta perkhidmatan yang boleh dan tidakboleh ditransaksikan.
Ekonomi dalam Islam harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan, serta mampu memberikan kesempatan seluas-seluasnya kepada setiap pelaku usaha. Dalam menjalankan kegiatan ekonominya, Islam sangat mengharamkan riba.
Sedangkan dalam sistem ekonomi konvensional, dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumber daya yang terbatas. Sehingga terselenggaranya keseimbangan pasar dikarenakan manusia kebih mementingkan dirinya sendiri.
Dalam sistem ekonomi konvensional terdapat kesenjangan atau lebih tepat disebut kontradiksi ini. antara kecenderungan pribadi pada tingkat mikroekonomi dengan tujuan-tujuan kolektif makroekonomi. Masalah yang ditimbulkan akibat kontradiksi ini. seperti tak tercapainya full employment. dan pertumbuhan ekonomi yang sustainable. juga tidsak dapat dipecahkan oleh pemikir konvensional baik mazha klasik maipin keynessian. Namun perli diakui bahwa ekonomi konvensiopnal mengandung kebenaran yang bersifat universal. tapi perlu diedeakan kebenaran-kebenaran tersebut dengan konsekuensi-konsekuensi logis dari filosofi nilai dasar dan paradigma dari ekonomi kovensional, sehingga dalam membangun ekonomi Islam tidak terjadi lebingungan dan kerancuan , seperti terjebeak dalam usaha-usaha yang ada di konvensional.
Sistem kapitalisme memberikan gincangan-gicangan ekonomi dan implikasi-implikasi negatif. jertan hutang di hampir seluruh negara berkembang, kemiskinan uang semakin meluas di negara dunia ke-3. Sebuah krisis secara logis menunjukkan kelemahan yang ada dalam struktur ekonomi yang ada. sehingga diperlikan sebuah kebijakkan yang kemudian secara tak loangsung memperkokoh bangunan ekonomi.
Semua ini dikarenakan tingkah laku manusia terfokus sebagai tingkah laku yang bersifat individual. yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan (needs), tetapi pada hakikatnya untuk memmmuaskan keinginan (wants) yang memang tak terbatas.
telah diakui bahwa morlotas dan nilai agama memiliki andil dalam perilaku ekonomi manusia. perilaku ekonomi yang diwarnai oleh moral sebenarnya pernah menjadi diskusi hangat dealam ekonomi konvensional, namun karena kesulitan menemukan alat ukurnya maka wacana beralih dari moralitas ke sesiatu yang lebih materi yaitu "egoisme".
Manusia sebagai wakil khalfah Allah di dunia tidak mungkin memiliki sifat individualistik, karena semua kekayaan yang ada di bumi adalah milik Allah semata.
Disinila ekonomi syariah memiliki peran penting. karena ekonomi dalam Islam mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat, memberikan rasa adil, kebersamaan dan kekeluargaan. sertra mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepda setiap pelaku usaha.dan muara dari aktifitas ekonomi ini adalah untuk mencapai Ridha Allah.
Mereka yang melakukan amallah ini dalam keseharian kerjanya dalam suayu yaya kehidupan masyarakat adalah mereka yang akan mampu merasakan manifestasi kekayaan Allah Swt., mereka akan terlatih dan terpandu dalam semangat untuk menegakkan keadilan dan kebenaran serta berkemampuan untuk mencegah yang fahsya, munkar dan baghy.
Ekonomi syariah tidak bisa mengikuti pola perkembanga ekonomi konvensional. adapun perbedaan yang mendasar antara ekonomi syariahdan konvensional adalah dari sumber hukum yang berbeda. Sumber hukum ekonomi syariah adalah Alquran dan Alhadist. Alquran merupakan wahyu Allah yang diturunkan melalui Jibril kepada Muhammad Saw. untuk disampaikan kepada manusia. Hadist merupakan segala ucapan dan tindakkan Rasulullah sebagai manusia pilihan Allah untuk menjadi untusannya. Alquran dan Hadist memiliki sifat universal yang tidak hanya berisikan kaidah ekonomi namun segenap dimensi kehidupan manusia.
Ilmu ekonomi konvensional yang tidak didasarkan atas wahyu lebih banyak menggunakan konteks masalah dimana pemikiran ekonomi tsb hidup. mereka menggunakan teori yangt berasal dari asumsi-asumsi yang dibangun oleh sejarah pada waktu teuri tsb ditemukan. maka karakter ekonomikonvensional sangat dipengaruhi oleh latar belakang kehindupan mereka.
Sistem kapitalis selama ini menciptakan kesenjangan antara si miskin dan si kaya . kemiskina dan pengangguran semakin menggurita sehingga kesejahteraan sosial tidak terbentuk secara adil. sedangkan ekonomi konvensional tidak pernah sepi dari badai kritis.untuk menghindari terjadu krisis ini, dianjutkan pada seluruh masyarakat muslim di dunia untuk kembali pada sisitem perekonomian Islam. Mata uang Islam yang semestinya digunakan adalah dinar dan dirha, bukan dollar. mata uang ini terbukti kebal terhadap krisis karena nilainnya stabil.
Namun, sebagus apapun sistem perekonomiannua tidak akan menjamin keberhasilan jika tidak mempersiapkan SDM yang handal. dan SDM yang handal harus sinergi dengan sistem. Maka dari itu akidah dan pemahaman SDM terhadap Islam harus ditingkatkan. serta senantiasa memiliki jiwa yang amanah.
Dalam aktifitas ekononi Islam Allah menekankan pentingnya pengorbangan individu untuk mewujudkan kemaslahatan sosial yang lebih beswar. Paradigma Allah oriented harus menjadi penggerak aktifitas eko0nomi, dengan mernjadikan Allah sebagai tujuan dan senantiasa mengharapkan ridha-Nya. maka pengorbanan adalah syarat mutlak yang tidak dapat ditawar.
Pengorbanan dilakukan demi perwujudan kehidupan dan tatanan perekonomian yang mengantarkan kepada kesejahteraan yang dubungkai dalam keadilan sosial bagi seluruh umat manusia. Karena itu sistem ekonomi syariah harus disosialisasikan keseluruh dunia sebagai sistem yang adil dan aman.
Maha benar Allah ketika mengatakan Allah menghancrurkan riba dan menghalalhan shadaqah. dan ekonomi syariah adalah pengorbanan. Wallahu A'lam bish Shawab.
Konsep Dasar Ekonomi Syariah
Pada dasarnya tujuan hidup setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan, meskipun manusia memaknai kesejahteraan pad konteks yang berbeda-beda. dan sebagian besar faham ekonomi konvensional memaknai kesejahteraan sebagai kesejahteraan material duniawi.
Islam memaknai kesejahteraan dengan istilah "falah" yang berasal dari bahasa arab dari kata kerja aflaha yuflihu yanng berarti kesuksessan, kemmuliaan dan kemenagan.
Falah dalam hal ini berarti kesejahteraan holistik dan seimbang antara dimensi:
Islam memaknai kesejahteraan dengan istilah "falah" yang berasal dari bahasa arab dari kata kerja aflaha yuflihu yanng berarti kesuksessan, kemmuliaan dan kemenagan.
Falah dalam hal ini berarti kesejahteraan holistik dan seimbang antara dimensi:
- material-spiritual
- individual-sosoial
- kesejahteraan dikehidupan duniawi dan akhirat.
Sejahtera dunia diartikan sebagai segala yang memberikan kenikmatan hidup inderawi, baik fisik, lntelektual, biologis maupun material. sedangkan kesejahteraan material di artikan sebagai kenikmatan yang diperoleh setelah kematian manusia. perilaku manusia didunia akan diyakini berpengaruh terhadap kesejahteraan di akhirat yang abdai nanti. Dalam konteks dunia, Falah merypakan konsep yang multidimensi. Ia memiliki implikasi pada aspek mikro maupun makro. Falah terwujud apabila terpenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup manusia secara seimbang sehingga terciptalah maslahah.
Maslahah adalah segala bentuk keadaan baik material maupun non materual. yang mampu meningkatkan kedudukan manusia sebagai makhluk yang paling mulia.
Ekonomi merupakan bagian integral dari ajaran Islam. dan kare3nanya ekonomi Islam akan berjalan sempurna hanya jika ajaran Islam diyakini dan dulaksanakan secara menyeluruh. Falah hanya akan diperoleh apabila ajaran Islam dilaksanakan secara kaffah (sempurna) .
Ekonomi Islam mempelajari perilaku individu-individu yang secara sadar dituntun ajaran Islam Alquran dan sunnah dalam memecahkan masalah ekonomi yang dihadapinya.
Secara umum, ekonomi Islam didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang berupaya unutk memandang, meneliti dan akhirnya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara-cara yang Islami.
Penurunan kebenaran atau hikim dalam ekonomi Islam didasarkan pada kebenaran deduktif wahyu ilahi (ayat qauliyah) yang diduking oleh kebenaran induktif empiris (ayat kauniyah).Maslahah adalah segala bentuk keadaan baik material maupun non materual. yang mampu meningkatkan kedudukan manusia sebagai makhluk yang paling mulia.
Ekonomi merupakan bagian integral dari ajaran Islam. dan kare3nanya ekonomi Islam akan berjalan sempurna hanya jika ajaran Islam diyakini dan dulaksanakan secara menyeluruh. Falah hanya akan diperoleh apabila ajaran Islam dilaksanakan secara kaffah (sempurna) .
Ekonomi Islam mempelajari perilaku individu-individu yang secara sadar dituntun ajaran Islam Alquran dan sunnah dalam memecahkan masalah ekonomi yang dihadapinya.
Secara umum, ekonomi Islam didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang berupaya unutk memandang, meneliti dan akhirnya berupaya untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi dengan cara-cara yang Islami.
Ekonomi Islam dibangun atas dasar individu yang rasional Islami.
Rasional Islami dalam hal tidak dimaknau sebagai rasional sempit, melainkan perilaku logis bagi setiap individu yang sadar dan perhatioan untuk memperoleh Fallah. Hal ini menuntun manusia untuk bervisi dan berfikir jangka panjang. Dalam hak tertentu, manusia akan mengorbankan kepentingan duniawinya untuk mendapatkan kesejahteraan akhirat atan melakukan tindakan etis yang mengorbankan kepentingan individu atau material demi memperoleh maslahah yang lebih besar. Perilaku etis dipandang perilaku yang rasional ketika sejalan dengan nilai-nilai falah.
Subscribe to:
Posts (Atom)

