Sesungguhnya ALLAH Ta’ala telah menjamin rezeki seluruh hamba-Nya, baik yang beriman maupun yang kafir. Dia juga telah membagi-bagikan diantara mereka penghidupan mereka di dunia. Artinya, Allah telah membuat keragaman di antara makhluk-Nya, atas harta, rezeki, akal, pemahaman, dan lainnya yang Dia berkahi kepada mereka. Hal itu dimaksudkan supaya sebahagian mereka bisa mempergunakan sebahagian yang lain dalam amal pekerjaan karena mereka saling membutuhkan satu sama lain.
Makna berkah (Albarakah) adalah berkembang dan bertambah. Sedangkan makna “at-tabarruk” mendoakan seseorang atau yang lainnya agar mendapat berkah.
- Berikut ini ada beberapa sebab-sebab hilangnya berkah:
1) Tidak adanya Takwa dan Rasa Takut Kepada Allah Swt.
Jika kita tidak bertakwa dan tidak merasa takut kepada Allah, niscaya hidup kita akan hampa sekali dari kebaikan dan berkah. Dan kita tidaklah termasuk pada muslim sejati, karena diantara ciri-ciri orang mukmin yang sejati ialah bertakwa kepada Allah, merasa taut kepada-Nya, dan waspada terhadap siksa-Nya.
Takwa adalah dasar atau syarat untuk memperoleh berkah dan mendapatkan kebajikan di dunia dan di akhirat.
Berkah dari langit adalah berupa turunnya hujan, dan berkah dari bumi adalah melimpahnya tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, banyaknya binatang ternak dan adanya keselamatan dan kesejahteraan. Hal itu karena langit laksana bapak dan bumi laksana ibu.
Selain itu, takwa juga merupakan asas membuka kesusahan, keluar dari kesempitan, dan mempermudah segala persoalan.
2) Tidak Adanya Ikhlas dalam Beramal.
Allah tidak memberkahi segala amal yang kita lakukan, kecuali jika kita menyiraminya dengan air ikhlas. Dan kita tidak akan merasakan nilai rezeki kita dan manisnya kehidupan kita. Kecuali jika kita mengupayakannya dengan jerih payah dan sungguh-sungguh dalam beramal. Kita akan merasakan nikmatnya buah hasil kebajikan yang bisa kita petik secara rutin. Yang akan membuat tenang jiwa kita dan membuat senang hati kita. Dan apa yang kita lakukan di dunia ini tidak sia-sia.
Pada hakekatnya ikhlas berarti mencari keridhaan Allah dalam setiap amalan yang kita jalankan. Dan hal itu harus selalu terpampang di depan mata kita, sebab dosa yang paling besar hingga yang paling kecil semuanya elak akan diperlihatkan kepada kita.
3) Tidak Menyebut Asma Allah, Ketika Memulai Pekerjaan, Ketika Berzikir dan Beribadah Kepada-Nya.
Setiap amalan yang tidak kita awali dengan menyebut asma Allah terputus dari kebajikan dan berkah. Syetan akan bersama kita dalam amal yang kita lakukan itu. Segala sesuatu yang ditemani syetan, niscaya berkahnya akan terputus. Oleh karena itu sebutlah nama Allah disetiap kegiatan aktivitas yang kita lakukan. Sebab, dengan demikian berkah allah akan datang. Selain itu, dengan menyebut nama Allah juga dapat mengusir syetan. Sehingga berkah pun datang tanpa ada yang menghalangi.
Sesungguhnya rezeki itu tidak akan terlepas dari diri kita. Karena, simpanan-simpanan kekayaan Allah sangat banyak dan tidak akan pernahada habis-habisnya.
4) Memakan Harta Haram.
Allah ta’ala tidak akan memberi berkah pada harta kita yang haram. Karena harta yang tidak baik itu hanya akan mengundang adzab Allah dan tidak mengandung kebajikan serta berkah sama sekali. Bahkan sebaliknya, bisa menimpakan bencana pada pemiliknya.
Bagaimanapun, kapanpun, dimanapun, seorang muslim dituntut untuk mencari rezeki yang halal.harta yang haram itu tidak akan diterima di sisi Allah. Dan sama sekali tidak menjajnjikan manfaat, kebajikan, pahala dan berkah.
5) Tidak Berbakti Kepada kedua Orang Tua dan menelantarkan Hak-hak Anak.
Hidup kita akan kosong sama sekali dari berkah dan kebajikan jika kita tidak mau berbakti kepada kedua orang tua kita yang menjadi perantara dalam kehidupan kita ini.
Dalam pandangan Allah azza wa jalla, drhaka dan tidak mau bernakti pada kedua orang tua termasuk kategori dosa besar yang paling besar. Perintah berbakti pada kedua orang tua ini tidak berbatas ketika mereka masih hidup saja. Tetapi berlanjut sekalipun mereka sudah meninggal dunia. Yaitu, dengan memohon rahmat dan ampunan untuk mereka, melaksanakan pesan mereka, menyambung tali kekeluargaaan mereka, dan memuliakan teman-teman mereka.
Kita juyga tidak boleh menelantarkan hak-hak anak. Supaya Allah memberikan berkah terhadap anak-anak kita, maka kita harus berbuat baik terhadap mereka, memenuhi hak-hak mereka dengan cara memberi nafkah, memperlakukan sma dalam hal memberi pemberian diantara mereka, dan mendidik mereka dengan baik. Karena itu, wajib hukumnya mendidik anak dengan akhlak yang baik dan perilaku yang benar. Sebab, pendidikan yang baik akan membuahkan hasil yang baik pula, baik di dunia maupun di akhirat. Ketika masih hidup di dunia anak berbakti kepada orang tuanya dan ketika mereka sudah berada di akhirat anak akan berdoa memohon rahmat dan ampunana untuk orang tuanya kepada Allah.
6) Memutuskan Tali Kekeluargaan dan Silaturahmi.
Allah tidak berkenan memberikan berkah terhadap harta kita, rumah kita, ajal kita, anak kita, jika kita tidak mau menyambung dan memelihara hubungan dengan kaum kerabat kita. Sehingga kita di kategorikan sebagai orang yang membuat kerusakan di muka bumi. Apabila seorang hamba mau menyambung serta memelihara hubungan dengan kerabatnya, niscaya Allah berkenan dengan memberikan hidayah dan rahmat-Nya, sehingga hidupnya penuh dengan kebajikan dan berkah.
Sebaliknya, apabila ia memutuskan hubungan di antara mereka, niscaya Allah juga akan memutuskannya dengan menurunkan murka serta adzab berupa kesempitan, kesusahan dan laknat, shingga hidupnya penuh dengan derita yang tak sanggup ia jalani.
7) Kikir dan Enggan Berderma.
Allah tidak berkenan memberikan berkah terhadap harta yang ditahan oleh pemiliknya dan tidak dinafkahkan untuk hal-hal yang baik. Kikir adalah karakter yang tercela dan dikecam.
Orang kikir itu jauh dari Allah, jauh dari shurga, jauh dari manusia dan dekat dengan neraka. Harta orang kikir itu dilucuti berkahnya sehingga tidak mengandung kebajikan, dan pertumbuhan sama sekali. Karena sifat kikir itu akan medorong orang yang bersangkutan kepada bencana dan kehancuran. Sehingga ia tergolong orang-orang yang merugi. Pada hari kiamat kelak, harta orang kikir itu akan dikalungkan pada lehernya, selanjutnya ia akan disetrikakan pada setiap bagian anggota tubuhnya sebagai balasan atas kekikirannya dalam mendermakan harta yang telah di anugerahkan Allah kepadanya dan juga sebagai balasan atas kegemarannya menimbun harta tanpa mau menyumbangkannya di jalan allah.
Kita, niscaya Allah akan memberikan ganti yang berlipat ganda atas harta yang kita nafkahkan itu dan memberkahi seluruh kehidupan kita.
8) Tidak Bertawakkal kepada Allah Dengan Sebenar-benar Tawakkal.
Hidup akan terasa dari kebajikan dan berkah, jika seseorang dalam beramal hanya mengandalkan sebab musabab belaka, yanpa mau mengandalkan Allah. Tawakkal kepada allah bisa menambah berkah dan kebajikan dalam hidup, karena tawakkal termasuk maqam / tingkatan agung yang menjanjikan kecintaan Allah.
9) Tidak Senang dan Tidak Puas Atas Apa yang telah Diberikan Allah.
Hidup kita akan terasa hampa dari berkah dan kebajikan kalau kita merasa tidak senang atas apa yang Allah telah ditentukan Allah bagi kita, dan merasa tidak puas atas apa yang telah kita miliki. Akibatnya dimata Allah kita termasuk orang yang tercela. Apabila seseorang merasa tidak senang terhadap apa yang telah diberikan Allah pada kita dan tidak merasa puas atas apa uyang ada di tangannya, niscaya selamanya ia tidak akan merasakan nilai rezekinya dan manisnya kehidupan. Harta sedikit yang telah mampu mencukupi kebutuhan hidup seseorang, terkadang lebih utama daripada harta banyak yang justru mencelakakannya.
Ada tiga kenikmatan yang di anugerahkan allah kepada seorang manusia, dan seandainya ia menyadarinya maka ia akan memandang remeh dunia dan tidak perlu terlalu susah payah mengejarnya. Pertama; sehat dari penyakit, kedua; selamat dan ketiga; mempunyai makanan untuk keperluan pada hari itu. Persoalan besok itu adalah urusan yang ada di tangan Allah dan manusia sama sekali tidak mempunyai kuasa atas hal itu. Sebab, ketika hari esok itu datang, sangat boleh jadi ia sudah tidak menjadi salah satu penghuni dunia alias telah meninggal dunia. Kematian itu selalu mengintai di dekat setiap orang.
10) Melakukan Maksiat Serta Dosa, dan Tidak Mau Bertaubat Serta Memohon Ampunan.
Harta yang dihasilkan dari perbuatan maksiat dan dosa sama sekali tidak mengandung kebajikan dan berkah. Secara keseluruhan, maksiat utu dapat menghilangkan berkah agama dan dunia. Tenggelam dalam nafsu dan maksiat dapat melemahkan iman.
11) Mendidik dan Membesarkan Anak-anak Tidak Berdasarkan Agama.
Setiap muslim sangat dianjurkan untuk mengajarkan kalimat tauhid laa ilaaha illallah,kepada anak-anaknya sebagai kata-kata yang pertama kali ia ucapkan kepada anak-anaknya. Siapa yang tidak mau mendidik anaknya dengan hal-hal yang berguna dan membiarkannya begitu saja, berarti ia telah berbuat sangat jahat kepada anaknya sendiri.
12) Membuat Kerusakan di Muka Bumi.
Kebajikan dan berkah akan menjauhi orang-orang yang berbuat jahat dan berbuat keruskan di muka bumi dimanapun berada, karena mereka layak mendapat laknat / kutukan dari Allah. Orang seperti itu tidak akan mendapatkan kebajikan, baik di dunia maupun di akhirat.
Manusia dilarang merusak segala sesuatu yang ada di muka bumi. Termasuk dalam larangan merusak tsb adalah merusak nyawa dengan cara membunuh atau memotong anggota-anggota tubuh, merusak harta benda dengan cara menguasai hak orang lain tanpa seijinnya.
Jadilah kita termasuk orang-orang yang berbuat kebaikan, supaya jiwa, akal, agama dan seuruh kehidupan kita terjaga dari hal-hal yang buruk.
13) Tidak Mensyukuri Nikmat Allah.
Kalau kita tidak mensyukuri atas nikmat yang diberikan allah, niscaya seluruh hidup kita akan hampa dari kebajikan, berkah dan kebahagiaan. Dan kit pun akan tergolong orang-orang yang mengkufuri nikmat dan pantas ditimpal adzab Allah yang sangat pedih. Allah telah menjadikan kata syukur sebagai ucapan pembukaan para penghuni shurga. Karena pentingnya syukur ini, iblis pun selalu berusaha untuk membujuk manusia agar mereka tidak mau bersyukur kepada Allah. Dan iblis tahu bahwa syukur itu memiliki kedudukan yang sangat besar dan sangat tinggi.
14) Percekcokan Rumah Tangga.
Tidak ada kebajikan, berkah dan kebahagiaan dalam kehidupan yang isinya hanya percekcokkan, perselisihan dan perbedaan apapun penyebabnya. Terlebih jika terjadi antara sepasang suami isteri yang telah diikat oleh ikatan yang sangat kuat. Sesungguhnya problema dan perselisihan antara sepasang suami isteri dapat melenyapkan berkah dari segala sesuatu, harta, benda, anak-anak dan lain sebagainya. Sebagai akibatnya keutuhan rumah tangga pun menjadi pecah dan berpengaruh pada lenyapnya generasi penerus dan hancurnya masyarakat. Apabila selalu terjadi percekcokan antara sepasang suami isteri, maka yang akan menanggung akibatnya adalah anak-anak. Mereka akan terlantar dan tidak terurus.
Apabila sepasang suami isteri sudah tidak bisa berdamai untuk mengatasi perselisihan, pertentangan dan persoalan-prsoalan yang terjadi di antara mereka, Allah mewajibkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk ikut campur. Seandainya masing-masing dari pasangan suami isteri menyadari bahwa sebagaimana pasangannya ia juga mempunyai tanggung jawab lalu masing-masing konsisten melaksanakan tanggung jawabnya sebaik mungkin dan menyadari bahwa masing-masing mempunyai hak serta kewajiban terhadap yang lain. Kemudian masing-masing dengan sungguh-sungguh tetap setia. pada hak dan kewajiban-kewajiban tersebut, niscaya di antara keduanya tidak akan terjadi masalah, konflik atau pertentangan sama sekali. Kehidupan rumah tangga mereka akan banyak diliputi oleh banyak kebajikan, berkah dan kebahagiaan.
15) Mendoakan Buruk Diri Sendiri, Anak-anak dan Harta.
Tidak ada kebaikan dan berkah sama sekali pada diri kita, anak0anak kita, harta kita jika kita mendoakan yang tidak baik untuk mereka. Karena boleh jadi Allah mengabulkan doa kita tsb seketika itu juga. Sehingga hal tsb menjadi bencana yang membuat kita menyesal.
Adalah kewajiban seorang muslim untuk selalu mendoakan yang baik-baik, supaya semua urusan dan keadaannya tetap berlangsung baik dimanapun ia berada. Yakinlah bahwa doa kita akan dikabulkan oleh Allah Swt. lakukan itu sesering mungkin jangan lemah dan jangan terburu-buru.
Sesungguhnya doa itu adalah musuh bencana yang sanggup menangkal, mengatasi, mencegah dan menghilangkannya atau meringankannya ketika bencana itu terlanjur turun. Sesungguhnya di dalam doa itu terdapat kebajikan, berkah dan kebahagiaan di dunia atau di akhirat atau di kedua-duanya. Wallahu A’lam …
Daftar Pustaka:
- Al-Qur'anul Karim
- Abu Al-Hamd Abdul Fadhil, 15 Sebab Dicabutnya berkah, Pustaka Alkautsar, 2008, Jakarta
Saturday, July 2, 2011
Sunday, April 3, 2011
Anatomi Sistem Bisnis Syariah
1. Ruang Lingkup Bisnis
Bisnis adalah serangkaian usaha yang dilakukan satu orang atau lebih individu atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa guna mendapat keuntungan atau laba. Bicara bisnis tidak lepas dari aktivitas produksi. Aktivitas bisnis punya tujuan memperoleh data untuk kelangsungan hidup bisnis tersebut. Bisnis juga merupakan sebuah usaha, dimana setiap pengusaha harus siap untung dan siap rugi. Bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang, reputasi, keahlian, ilmu dan lainnya, tetapi sahabat dan kerabat juga dapat menjadi modal bisnis. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
2. Peran Bisnis
Peran dan fokus utama perusahaan dalam masyarakat adalah untuk sukses di pasar dan menyediakan produk, kekayaan, pekerjaan dan pendapatan yang dibutuhkan masyarakat. Harapan pada perusahaan tidak harus menempatkan peran yang berisiko atau mengurangi dari fokus itu. Jadi peran bisnis adalah untuk kepentingan bersama, antara perusahaan sebagai produsen dan juga masyarakat sebagai konsumen.
3. Ruang Lingkup Sistem Bisnis dalam Islam
Ekonomi Islam adalah suatu ilmu dan seni yang berkaitan dengan rutinitas sehari-hari kehidupan ekonomi muslim, yaitu bagaimana dia memperoleh pendapatan dan bagaimana ia menghabiskan itu. Di tempat "Muslim" karena Islam adalah sebuah agama ideologis dan dengan demikian memiliki kepedulian langsung hanya dengan pengikutnya). Ini adalah ilmu dalam arti yang melibatkan metode ilmiah banyak dalam produksi barang, distribusi dan konsumsi.
Ruang lingkup ekonomi Islam sangat luas. Karena Islam adalah agama Ilahi, maka sistem ekonomi adalah juga Ilahi. Fakta ini terbukti dari ajaran Al-Qur'an. Mereka yang telah mempelajari Kitab Suci ini mengetahui bahwa manusia telah diciptakan sebagai khalifah Allah di bumi ini, dan dengan demikian seluruh alam semesta telah dimasukkan dalam layanan mereka.
Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create valio) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Ruang lingkup bisnis meliputi:
a. Kegiatan individu dan kelompok atau unsure manusia sebagai produsen
b. Penciptaan nilai, barang dan jasa atau unsure modal dan material serta metode dan manajerial.
c. Transaksi atau unsure pasar
d. Keuntungan melalui transaksi atau unsure system perekonomian
Sedangkan etika produksi dalam hukum islam atau lingkaran halal dan haram adalah seorang muslim harus menanam dan memproduksi apa-apa yang memberikan kemaslahatan dan apa-apa yang di halalkan. Diantara produk yang di anjurkan beredar ialah produk yang meguatkan akidah, etika dan moral manusia. Investasi harta dengan cara memberikan keuntungan dan kemaslahatan masyarakat pada lembaga atau perusahaan yang sesuai syariah.
Sebagaimana firman Allah Swt.
“Barang siapa yang melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang dzalim.” (Al-Baqarah: 229).
Kita juga harus mendapatkan harta atau penghasilan dengan cara yang halal, dan juga menghindar dari penghasilan yang dicapai dengan cara yang haram. Begitu juga dalam mempergunakannya, harus dengan cara yang diperbolehkan Islam dan tidak mempergunakannya dengan cara yang diharamkan Islam. Perbedaan antara halal dan haram bukan saja mengharuskan tujuannya mesti benar, namun sarana untuk mencapai tujuan itu juga haruslah baik.
Penjelasan di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa ruang lingkup bisnis dalam Islam ialah meliputi seluruh aspek dalam kegiatan bisnis, (yang berawal dari produsen melalui proses produksi, transaksi, pengambilan keuntungan, hingga berakhir sampai konsumen). Yang memenuhi prinsip etika dalam suatu bisnis yang wajib di laksanakan oleh setiap pihak (muslim), baik individu maupun komunitas yaitu berpegang teguh pada semua yang di halalkan Allah Swt. atau sesuai hukum syariah dan tidak melewati batas.
4. Konsep Sistem Produksi
Produksi dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang dilakukan untuk mengolah atau membuat bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang jadi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Perencanaan dan Pengendalian Produksi
Kegiatan perencanaan dan pengendalian produksi dapat dikelompokkan menjadi tiga antara lain meliputi:
1. Routing
Routing merupakan kegiatan menentukan urut – urutan dalam mengerjakan suatu pekerjaan,sejak dimulai sampai dengan barang itu jadi.
2. Scheduling
Scheduling merupakan pembuatan jadwal (schedule) untuk melaksanakan suatu pekerjaan. Jadwal kegiatan dibuat sejak mulainya pekerjaan sampai dengan selesai. Penyusunan schedule biasanya didasarkan pada permintaan konsumen, kemampuan sarana dan prasarana dan kendala – kendala yang lain. Biasanya untuk menjaga kelancaran proses produksi perlu dibuat Master Schedule. Master Schedule adalah daftar barang setiap macam barang pada waktu – waktu tertentu. Untuk memudahkan pelaksanaannya dan membacanya, biasanya schedule dinyatakan dalam bentuk table atau kadang – kadang berbentuk Guant chart, yaitu bagan berupa balok untuk menunjukkan waktu kegiatan.
3. Dispatching dan Follow up
Dispatching merupakan pemberian wewenang untuk melaksanakan suatu kegiatan. Pelaksanaan dispatching dapat dilakukan dengan perintah lisan, perintah tertulis, atau dengan tanda yang berupa bunyi. Sedangkan Follow up merupakan suatu langkah perbaikan atas kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya. Kesalahan terjadi karena rencana tidak sesuai dengan pelaksanaan.
Prosedur Perencanaan Produk
1. Perencanaan produksi berdasarkan permintaan pasar Perencanaan untuk perusahaan yang menghasilkan produk untuk memenuhi kebutuhan pasar, pada umumnya macam produknya standar, usia produk panjang dan jumlah permintaan banyak. Perencanaan didahului dengan membuat forecasting permintaan, kemudian diikuti dengan rencana persediaan barang jadi dan rencana jumlah produksi. Selanjutnya dibuat rencana kebutuhan bahan baku,bahan pembantu, sumberdaya manusia, kebutuhan mesin dan sebagainya. Dari rencana kebutuhan bahan baku dapat dilanjutkan dengan rencana pembelian dan rencana penyimpanan barang. Dari rencana kebutuhan mesin dapat dilanjutkan dengan rencana pemanfaatan kapasitas dan scheduling.
2. Perencanaan produksi berdasarkan order Perencanaan untuk perusahaan yang melayani pesanan. Umumnya menghasilkan barang yang bermacam – macam, dengan bahan baku yang bermacam – macam. Permintaan barang bermacam – macam, macamnya berganti-ganti dan jumlahnya tidak tentu, sehingga sulit dibuat forecast permintaanya. Karena macam dan jumlah permintaan konsumen sulit diforecast, maka fasilitas produksi harus dibuat relative fleksibel, penyediaan bahan-baku dan pembantu berdasarkan rata – rata kebutuhannya pada tahun – tahun sebelumnya, dan belum tentu mengaitkan dengan macam barang yang dihasilkan.
Pengembangan Perencanaan dan Pengendalian Produksi dengan MRP
Salah satu pengembangan yang sangat penting dalam perencanaan dan pengendalian produksi adalah sistem perencanaan kebutuhan material (Material Requirement Planning). Dalam MRP biasanya hasil produksi akhir terdiri dari beberapa komponen, yang dibuat sendiri di pabrik. Masukan – masukan untuk membuat MRP:
1. Bills of Materials
Bills of Material adalah daftar barang – barang yang diperlukan untuk membuat suatu produk. Daftar ini memuat apa saja yang diperlukan untuk membuat suatu barang, serta jumlah yang diperlukan untuk setiap produk.
2. Struktur Produk
Struktur produk adalah logika proses produksi, yang menyatakan hubungan antara beberapa pekerjaan pembuatan komponen sampai menjadi produk akhir, yang biasanya ditunjukkan dengan menggunakan skema.
3. Master Production Schedule
Master production schedule adalah jumlah barang yang dibuat pada setiap periode yang kan datang. Biasanya kebutuhan produksi tiap minggu, bulan atau hari.
4. Data Inventory atau Persediaan Barang
Informasi yang berkaitan dengan inventory adalah gross requirement, schedule receipts, projected on hand inventory, planned receipts, dan planned order releases.
Pengendalian Produksi
Pengendalian produksi mempunyai tanggung jawab terhadap pembuatan peramalan, rencana produksi, penjadwalan produksi, penugasan kerja, jalur produk, tingkat persediaan, ukuran jumlah pembelian yang ekonomis dan penyaluran produk dll.
Dokumen Proses Produksi
Untuk mengendalikan proses produksi diperlukan “dokumen” bagi penguraian dan spesifikasi produk.
5. Transformasi Nilai dalam Sistem Bisnis Islam.
Transformasi nilai di dalam system bisnis Islam dapat dilihat dari pengaruh interaktif antara pelaku bisnis dan pemilik sumber daya yang lain. Hubungan antara pihak supplier, produsen dan costumer atau konsumen secara Islami harus merupakan hubungan yang bersifat kerja sama (partnership) yang saling menguntungkan atau saling memberikan kontribusi manfaat positif di antara ke semua pihak tsb. Antara para pemilik input dan pengelola ada system yang mengatur secara sistemik. Pengaturan itu dapat berbentuk system pasar yang berlaku atau negosiasi secara transparan, ikhlas satu sama lain, dan saling memberikan keuntungan serta saling memberikan keuntungan serta saling dibutuhkan. Jika terjadi resiko, maka ada penanggungan bersama yang relevan dan sepadan sesuai dengan pengukuran keadilan.
System pasar yang berlaku tentu harus kondusif. Kalau pasar yang berlaku bersifat bersaing sempurna, maka harga yang berlaku sesuai hukum pasar sempurna, yaitu hukum pasar yang lebih ditentukan oleh kekuatan demand dan supply secara simultan di pasar. Tetapi, jika pasar terstruktur menjadi pasar monopoli maka mekanismenya ditentukan oleh pelaku yang memonopoli dalam pasar. Sehingga harga yang terbentuk sebagai cermin dari alokasi dan transformasi nilai sumber daya lebih ditentukan struktur pasar yang bersifat monopoli atau aligopoli itu. Jika transformasi nilai dinilai terdistorsi, maka diperlukan pihak ketiga, misalnya pemerintah untuk mencegahnya dengan kebijakan yang diperlukan.
Struktur pasar yang terbentuk tentu harus diorientasikan pada mekanisme yang dapat mensejahterakan seluruh pelaku bisnis beserta seluruh pihak terkait tanpa kecuali.
Berdasarkan pengalaman empirik yang kuat, argumentasinya adalah bahwa mekanisme pasar yang mendukung orientasi transformasi nilai yang adil diperlukan keterlibatan pihak ketiga (pemerintah yang mengendali atau fasilitator) untuk menentukan arah mekanisme pasar yang berorientasi pada kesejahteraan yan merata. Dengan demikian, system bisnis yang berlaku terikat pada koridor system ekonomi yang diarahkan oleh pihak ketiga ini. Di sinilah mekanisme sistem bisnis Islam yang diharapkan berpengaruh dan menentukan di dalam system ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan meluas dan merata bagi keseluruhan umat manusia (sistem yang rahmatan lil alamin).
Bisnis adalah serangkaian usaha yang dilakukan satu orang atau lebih individu atau kelompok dengan menawarkan barang dan jasa guna mendapat keuntungan atau laba. Bicara bisnis tidak lepas dari aktivitas produksi. Aktivitas bisnis punya tujuan memperoleh data untuk kelangsungan hidup bisnis tersebut. Bisnis juga merupakan sebuah usaha, dimana setiap pengusaha harus siap untung dan siap rugi. Bisnis tidak hanya tergantung dengan modal uang, reputasi, keahlian, ilmu dan lainnya, tetapi sahabat dan kerabat juga dapat menjadi modal bisnis. Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba.
Tujuan bisnis merupakan hasil akhir yang ingin dicapai oleh para pelaku bisnis dari bisnis yang mereka lakukan dan merupakan cerminan dari berbagai hasil yang diharapkan bisa dilakukan oleh bagian-bagian organisasi perusahaan (produksi, pemasaran, personalia, dll) yang akan menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
2. Peran Bisnis
Peran dan fokus utama perusahaan dalam masyarakat adalah untuk sukses di pasar dan menyediakan produk, kekayaan, pekerjaan dan pendapatan yang dibutuhkan masyarakat. Harapan pada perusahaan tidak harus menempatkan peran yang berisiko atau mengurangi dari fokus itu. Jadi peran bisnis adalah untuk kepentingan bersama, antara perusahaan sebagai produsen dan juga masyarakat sebagai konsumen.
3. Ruang Lingkup Sistem Bisnis dalam Islam
Ekonomi Islam adalah suatu ilmu dan seni yang berkaitan dengan rutinitas sehari-hari kehidupan ekonomi muslim, yaitu bagaimana dia memperoleh pendapatan dan bagaimana ia menghabiskan itu. Di tempat "Muslim" karena Islam adalah sebuah agama ideologis dan dengan demikian memiliki kepedulian langsung hanya dengan pengikutnya). Ini adalah ilmu dalam arti yang melibatkan metode ilmiah banyak dalam produksi barang, distribusi dan konsumsi.
Ruang lingkup ekonomi Islam sangat luas. Karena Islam adalah agama Ilahi, maka sistem ekonomi adalah juga Ilahi. Fakta ini terbukti dari ajaran Al-Qur'an. Mereka yang telah mempelajari Kitab Suci ini mengetahui bahwa manusia telah diciptakan sebagai khalifah Allah di bumi ini, dan dengan demikian seluruh alam semesta telah dimasukkan dalam layanan mereka.
Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu dan sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create valio) melalui penciptaan barang dan jasa (create of good and service) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.
Ruang lingkup bisnis meliputi:
a. Kegiatan individu dan kelompok atau unsure manusia sebagai produsen
b. Penciptaan nilai, barang dan jasa atau unsure modal dan material serta metode dan manajerial.
c. Transaksi atau unsure pasar
d. Keuntungan melalui transaksi atau unsure system perekonomian
Sedangkan etika produksi dalam hukum islam atau lingkaran halal dan haram adalah seorang muslim harus menanam dan memproduksi apa-apa yang memberikan kemaslahatan dan apa-apa yang di halalkan. Diantara produk yang di anjurkan beredar ialah produk yang meguatkan akidah, etika dan moral manusia. Investasi harta dengan cara memberikan keuntungan dan kemaslahatan masyarakat pada lembaga atau perusahaan yang sesuai syariah.
Sebagaimana firman Allah Swt.
“Barang siapa yang melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang dzalim.” (Al-Baqarah: 229).
Kita juga harus mendapatkan harta atau penghasilan dengan cara yang halal, dan juga menghindar dari penghasilan yang dicapai dengan cara yang haram. Begitu juga dalam mempergunakannya, harus dengan cara yang diperbolehkan Islam dan tidak mempergunakannya dengan cara yang diharamkan Islam. Perbedaan antara halal dan haram bukan saja mengharuskan tujuannya mesti benar, namun sarana untuk mencapai tujuan itu juga haruslah baik.
Penjelasan di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa ruang lingkup bisnis dalam Islam ialah meliputi seluruh aspek dalam kegiatan bisnis, (yang berawal dari produsen melalui proses produksi, transaksi, pengambilan keuntungan, hingga berakhir sampai konsumen). Yang memenuhi prinsip etika dalam suatu bisnis yang wajib di laksanakan oleh setiap pihak (muslim), baik individu maupun komunitas yaitu berpegang teguh pada semua yang di halalkan Allah Swt. atau sesuai hukum syariah dan tidak melewati batas.
4. Konsep Sistem Produksi
Produksi dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang dilakukan untuk mengolah atau membuat bahan mentah atau bahan setengah jadi menjadi barang jadi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Perencanaan dan Pengendalian Produksi
Kegiatan perencanaan dan pengendalian produksi dapat dikelompokkan menjadi tiga antara lain meliputi:
1. Routing
Routing merupakan kegiatan menentukan urut – urutan dalam mengerjakan suatu pekerjaan,sejak dimulai sampai dengan barang itu jadi.
2. Scheduling
Scheduling merupakan pembuatan jadwal (schedule) untuk melaksanakan suatu pekerjaan. Jadwal kegiatan dibuat sejak mulainya pekerjaan sampai dengan selesai. Penyusunan schedule biasanya didasarkan pada permintaan konsumen, kemampuan sarana dan prasarana dan kendala – kendala yang lain. Biasanya untuk menjaga kelancaran proses produksi perlu dibuat Master Schedule. Master Schedule adalah daftar barang setiap macam barang pada waktu – waktu tertentu. Untuk memudahkan pelaksanaannya dan membacanya, biasanya schedule dinyatakan dalam bentuk table atau kadang – kadang berbentuk Guant chart, yaitu bagan berupa balok untuk menunjukkan waktu kegiatan.
3. Dispatching dan Follow up
Dispatching merupakan pemberian wewenang untuk melaksanakan suatu kegiatan. Pelaksanaan dispatching dapat dilakukan dengan perintah lisan, perintah tertulis, atau dengan tanda yang berupa bunyi. Sedangkan Follow up merupakan suatu langkah perbaikan atas kesalahan yang telah dilakukan sebelumnya. Kesalahan terjadi karena rencana tidak sesuai dengan pelaksanaan.
Prosedur Perencanaan Produk
1. Perencanaan produksi berdasarkan permintaan pasar Perencanaan untuk perusahaan yang menghasilkan produk untuk memenuhi kebutuhan pasar, pada umumnya macam produknya standar, usia produk panjang dan jumlah permintaan banyak. Perencanaan didahului dengan membuat forecasting permintaan, kemudian diikuti dengan rencana persediaan barang jadi dan rencana jumlah produksi. Selanjutnya dibuat rencana kebutuhan bahan baku,bahan pembantu, sumberdaya manusia, kebutuhan mesin dan sebagainya. Dari rencana kebutuhan bahan baku dapat dilanjutkan dengan rencana pembelian dan rencana penyimpanan barang. Dari rencana kebutuhan mesin dapat dilanjutkan dengan rencana pemanfaatan kapasitas dan scheduling.
2. Perencanaan produksi berdasarkan order Perencanaan untuk perusahaan yang melayani pesanan. Umumnya menghasilkan barang yang bermacam – macam, dengan bahan baku yang bermacam – macam. Permintaan barang bermacam – macam, macamnya berganti-ganti dan jumlahnya tidak tentu, sehingga sulit dibuat forecast permintaanya. Karena macam dan jumlah permintaan konsumen sulit diforecast, maka fasilitas produksi harus dibuat relative fleksibel, penyediaan bahan-baku dan pembantu berdasarkan rata – rata kebutuhannya pada tahun – tahun sebelumnya, dan belum tentu mengaitkan dengan macam barang yang dihasilkan.
Pengembangan Perencanaan dan Pengendalian Produksi dengan MRP
Salah satu pengembangan yang sangat penting dalam perencanaan dan pengendalian produksi adalah sistem perencanaan kebutuhan material (Material Requirement Planning). Dalam MRP biasanya hasil produksi akhir terdiri dari beberapa komponen, yang dibuat sendiri di pabrik. Masukan – masukan untuk membuat MRP:
1. Bills of Materials
Bills of Material adalah daftar barang – barang yang diperlukan untuk membuat suatu produk. Daftar ini memuat apa saja yang diperlukan untuk membuat suatu barang, serta jumlah yang diperlukan untuk setiap produk.
2. Struktur Produk
Struktur produk adalah logika proses produksi, yang menyatakan hubungan antara beberapa pekerjaan pembuatan komponen sampai menjadi produk akhir, yang biasanya ditunjukkan dengan menggunakan skema.
3. Master Production Schedule
Master production schedule adalah jumlah barang yang dibuat pada setiap periode yang kan datang. Biasanya kebutuhan produksi tiap minggu, bulan atau hari.
4. Data Inventory atau Persediaan Barang
Informasi yang berkaitan dengan inventory adalah gross requirement, schedule receipts, projected on hand inventory, planned receipts, dan planned order releases.
Pengendalian Produksi
Pengendalian produksi mempunyai tanggung jawab terhadap pembuatan peramalan, rencana produksi, penjadwalan produksi, penugasan kerja, jalur produk, tingkat persediaan, ukuran jumlah pembelian yang ekonomis dan penyaluran produk dll.
Dokumen Proses Produksi
Untuk mengendalikan proses produksi diperlukan “dokumen” bagi penguraian dan spesifikasi produk.
5. Transformasi Nilai dalam Sistem Bisnis Islam.
Transformasi nilai di dalam system bisnis Islam dapat dilihat dari pengaruh interaktif antara pelaku bisnis dan pemilik sumber daya yang lain. Hubungan antara pihak supplier, produsen dan costumer atau konsumen secara Islami harus merupakan hubungan yang bersifat kerja sama (partnership) yang saling menguntungkan atau saling memberikan kontribusi manfaat positif di antara ke semua pihak tsb. Antara para pemilik input dan pengelola ada system yang mengatur secara sistemik. Pengaturan itu dapat berbentuk system pasar yang berlaku atau negosiasi secara transparan, ikhlas satu sama lain, dan saling memberikan keuntungan serta saling memberikan keuntungan serta saling dibutuhkan. Jika terjadi resiko, maka ada penanggungan bersama yang relevan dan sepadan sesuai dengan pengukuran keadilan.
System pasar yang berlaku tentu harus kondusif. Kalau pasar yang berlaku bersifat bersaing sempurna, maka harga yang berlaku sesuai hukum pasar sempurna, yaitu hukum pasar yang lebih ditentukan oleh kekuatan demand dan supply secara simultan di pasar. Tetapi, jika pasar terstruktur menjadi pasar monopoli maka mekanismenya ditentukan oleh pelaku yang memonopoli dalam pasar. Sehingga harga yang terbentuk sebagai cermin dari alokasi dan transformasi nilai sumber daya lebih ditentukan struktur pasar yang bersifat monopoli atau aligopoli itu. Jika transformasi nilai dinilai terdistorsi, maka diperlukan pihak ketiga, misalnya pemerintah untuk mencegahnya dengan kebijakan yang diperlukan.
Struktur pasar yang terbentuk tentu harus diorientasikan pada mekanisme yang dapat mensejahterakan seluruh pelaku bisnis beserta seluruh pihak terkait tanpa kecuali.
Berdasarkan pengalaman empirik yang kuat, argumentasinya adalah bahwa mekanisme pasar yang mendukung orientasi transformasi nilai yang adil diperlukan keterlibatan pihak ketiga (pemerintah yang mengendali atau fasilitator) untuk menentukan arah mekanisme pasar yang berorientasi pada kesejahteraan yan merata. Dengan demikian, system bisnis yang berlaku terikat pada koridor system ekonomi yang diarahkan oleh pihak ketiga ini. Di sinilah mekanisme sistem bisnis Islam yang diharapkan berpengaruh dan menentukan di dalam system ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan meluas dan merata bagi keseluruhan umat manusia (sistem yang rahmatan lil alamin).
Apa yang Harus Dilakukan Seorang Istri agar tambah Disayang Suami...??
Mewujudkan keluarga yang bahagia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di antara kendalanya adalah faktor keharmonisan hubungan antara suami istrinya yang sering terganggu karena sikap egois dari kedua belah pihak.
Seorang suami yang dengan kodratnya sebagai laki-laki tidak terlepas dari sifat-sifat yang memang bisa dianggap egois, tetapi tulisan ini mesti dikemukakan terlepas dari masalah emansipasi, saling menghormati antar suami istri dan hal lainya.
Ini dia... beberapa tips yang harus dilakukan seorang istri agar tambah disayang plus dicintai sang suami...
-Bangun tidur
Maunya istri dulu dan suami dibangunkan secara lembut.
Hmmz…
-Breakfast …
Segera siapkan minuman pagi hari kesukaan suami, misalkan kopi, the, atau susu... Tawarkan, menu apa yang diingikan pagi ini. Ditanya dulu menu apa yang akan disajikan, dan ketika suami selesai mandi, sudah rapi, sarapan sudah siap…
-Berangkat kerja
Nganter suami sampai depan pintu, istri sudah rapi ( jelasnya sudah mandi duunkz…)
Istirahat kerja
Di telpon atau sms untuk sekedar say hallo,,,
atau ditanyain "mau menu makan apa buat malam ini pipi...??"
heu..heu..
-Pulang kerja
Disambut depan pintu, istri harus udah rapi, Sambut suami dengan senyuman yang menawan. rumah ga berantakan, anak-anak ga cemong-cemong. Jangan lupa, siapkan makan kesukaan suami saat pulang kerja. Ok..!!
-Penampilan
Sederhana aja dalam berpenampilan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ”umumnya laki-laki tidak menyukai perempuan yang berpenampilan menor, seronok dengan wajah penuh riasan tebal, sebaliknya kesederhanaan lebih menarik bagi mereka karena menurut mereka lebih memancarkan kecantikan perempuan.”
-Ketika Tidur
Nih yang paling seru,,,
lebih enak istri yang “ngajak” duluan jadi kelihatan agresif and garang lho… and selesainya bareng-bareng ( tips : supaya bisa nyampe bareng, komunikasilah selagi di perjalanan ) Berusaha untuk menjadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri. Oyaa…??!!
-Hari libur
Rata-rata… suami ga’ mau dibangunin kalo’ ga’ pesen… and ga’ ada acara...
-Nganter Shoping
Pusing dech kalo istri muter-muter mall ga tau apa yang dia cari… huft..!!
Jangan jadi istri yang boros dalam belanja. Terutama untuk hal hal yang tidak dibutuhkan.
Selain itu guys….
• Jika ada masalah, apapun yang bergejolak dihati Anda, berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami.
• Dapat mendampingi suami dalam suka dan duka.
• Jika menemui persoalan, segera bicarakan dengan suami,
• Jangan memendam masalah di hati. Apalagi ngambek dan pergi meninggalkan rumah sendiri.
• Jika bepergian, minta ijin atau atas pengetahuan suami.
Next….
Selamat mencoba…
Dan Semoga bermanfaat…. ^^
Seorang suami yang dengan kodratnya sebagai laki-laki tidak terlepas dari sifat-sifat yang memang bisa dianggap egois, tetapi tulisan ini mesti dikemukakan terlepas dari masalah emansipasi, saling menghormati antar suami istri dan hal lainya.
Ini dia... beberapa tips yang harus dilakukan seorang istri agar tambah disayang plus dicintai sang suami...
-Bangun tidur
Maunya istri dulu dan suami dibangunkan secara lembut.
Hmmz…
-Breakfast …
Segera siapkan minuman pagi hari kesukaan suami, misalkan kopi, the, atau susu... Tawarkan, menu apa yang diingikan pagi ini. Ditanya dulu menu apa yang akan disajikan, dan ketika suami selesai mandi, sudah rapi, sarapan sudah siap…
-Berangkat kerja
Nganter suami sampai depan pintu, istri sudah rapi ( jelasnya sudah mandi duunkz…)
Istirahat kerja
Di telpon atau sms untuk sekedar say hallo,,,
atau ditanyain "mau menu makan apa buat malam ini pipi...??"
heu..heu..
-Pulang kerja
Disambut depan pintu, istri harus udah rapi, Sambut suami dengan senyuman yang menawan. rumah ga berantakan, anak-anak ga cemong-cemong. Jangan lupa, siapkan makan kesukaan suami saat pulang kerja. Ok..!!
-Penampilan
Sederhana aja dalam berpenampilan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa ”umumnya laki-laki tidak menyukai perempuan yang berpenampilan menor, seronok dengan wajah penuh riasan tebal, sebaliknya kesederhanaan lebih menarik bagi mereka karena menurut mereka lebih memancarkan kecantikan perempuan.”
-Ketika Tidur
Nih yang paling seru,,,
lebih enak istri yang “ngajak” duluan jadi kelihatan agresif and garang lho… and selesainya bareng-bareng ( tips : supaya bisa nyampe bareng, komunikasilah selagi di perjalanan ) Berusaha untuk menjadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri. Oyaa…??!!
-Hari libur
Rata-rata… suami ga’ mau dibangunin kalo’ ga’ pesen… and ga’ ada acara...
-Nganter Shoping
Pusing dech kalo istri muter-muter mall ga tau apa yang dia cari… huft..!!
Jangan jadi istri yang boros dalam belanja. Terutama untuk hal hal yang tidak dibutuhkan.
Selain itu guys….
• Jika ada masalah, apapun yang bergejolak dihati Anda, berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami.
• Dapat mendampingi suami dalam suka dan duka.
• Jika menemui persoalan, segera bicarakan dengan suami,
• Jangan memendam masalah di hati. Apalagi ngambek dan pergi meninggalkan rumah sendiri.
• Jika bepergian, minta ijin atau atas pengetahuan suami.
Next….
Selamat mencoba…
Dan Semoga bermanfaat…. ^^
Maanfaat Seks Bagi Kesehatan dan Perawatan Kulit
Menstruasi lebih teratur
Para ahli endokrinologi di Universitas Columbia dan Universitas Stan¬ford mendapati bahwa perempuan yang berhubungan seks setidaknya seminggu sekali akan membuat siklus menstruasinya lebih teratur, daripada mereka yang hanya melakukannya sebulan sekali.
Gigi lebih sehat
Sebelum melakukan seks oral untuk si dia, tentu Anda dan pasangan harus sama-sama memastikan tubuh dalam keadaan bersih, termasuk gigi. Namun ketika melakukan seks oral, jangan takut untuk bersentuhan dengan spermanya. Sebab, cairan mani mengandung seng, kalsium, dan mineral lain yang terbukti mampu melawan kerusakan gigi.
Mengontrol buang air kecil
Seks membentuk otot-otot panggul yang menyokong rahim, kandung kemih, dan usus, sehingga mampu mengontrol buang air kecil lebih baik.
Mengurangi rasa sakit saat Menstruasi
Saat mencapai orgasme, tubuh Anda melepaskan oksitosin, hormon yang bersifat menenangkan. Ketika Anda berhubungan seks makin sering, tubuh juga melepaskan endorfin, yang membantu meringankan rasa sakit dari sendi, dan kram saat menstruasi.
Seks jadi makin sering
Bersiaplah untuk menikmati kehidupan seksual yang makin bergairah. Sebab, Michele Weiner Davis, penulis buku The Sex-Starved Wife, mengatakan, "Makin sering Anda berhubungan intim, Anda cenderung akan makin memproduksi testosteron, salah satu hormon utama yang menciptakan hasrat seksual."
Merelakan
Anda tergolong perempuan yang agresif, atau dominan? Hubungan seks tentu melibatkan pasangan, yang mengharuskan Anda mengontrol emosi dan perilaku di atas ranjang. Dengan seks yang hebat, Anda lebih rela diatur atau diarahkan oleh pasangan. Pendek kata, apapun demi kebahagiaan Anda berdua.
Percaya diri
"Ketika hubungan seks berjalan lancar di tempat tidur, dan Anda mampu menyenangkan pasangan, Anda akan merasa lebih percaya diri dan powerful dalam setiap tahap hidup Anda,"
Mencegah kanker
Seks juga memberikan manfaat yang luar biasa untuk pria. Menurut Journal of the American Medical Association, semakin sering pria berejakulasi, semakin berkurang kecenderungannya untuk mengembangkan kanker prostat.
Memperlambat penuaan
Dalam bukunya, Secrets of the Superyoung, David Weeks, MD, pakar neurofisiologi dari Royal Edinburgh Hospital, Scotlandia, menuliskan, "Kehidupan seks yang aktif akan memperlambat penuaan." Sebab seks memperlancar peredaran darah, sehingga membuat wajah Anda berseri.
Meningkatkan kekebalan
Anda mudah terserang flu? Mungkin Anda butuh seks lebih sering. Para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania mengungkapkan bahwa bercinta sekali atau dua kali seminggu akan mendongkrak sistem kekebalan tubuh hingga 30 persen. Jadi, tak perlu lagi obat-obatan pencegah flu!
Kegiatan bercinta Anda dengan pasangan ternyata juga bisa membuat kulit lebih cerah.Sepertinya agak aneh jika menghubungkan seks dengan kulit yang cerah. Namun menurut ahli sexologist, Dr. Gloria G. Bramer, seks dapat membuat kulit lebih merona.
berhubungan seks bisa memperlancar sirkulasi darah dan memompa oksigen ke seluruh tubuh sehingga membuat kulit lebih cerah. Seks juga membantu menghilangkan racun dan membuat bibir Anda sedikit lebih tebal sehingga terlihat lebih seksi.Hormon yang dilepaskan pada saat bercinta juga membuat kuku Anda menjadi cerah. Hal ini terjadi terutama pada wanita hamil.Tidak hanya untuk mencerahkan kulit saja, seks juga dapat mengontrol pertumbuhan jerawat. Hormon yang berkurang setelah Anda bercinta dapat membuat jerawat tak mudah datang. Hasilnya kulit yang lebih bersih dan rambut yang lebih sehat akan Anda dapatkan.Peredaran darah dan oksigen yang lancar akibat dari bercinta akan menjaga kelembaban kulit. Namun bukan berarti seks dapat menggantikan delapan gelas air putih dalam satu hari.Seks juga dapat membersihkan pori-pori Anda tergantung seberapa panas kegiatan Anda di atas ranjang. Semakin banyak Anda berkeringat saat bercinta, maka semakin bersih pula wajah Anda. Keringat tersebutlah yang membuat wajah bersih dari kotoran, debu dan sisa riasan.Tak perlu sederet produk anti penuaan, seks bisa membantu mencegah penuaan kulit.
ketika Anda bercinta maka tubuh meningkatkan produksi kolagen yang mengusir tanda-tanda penuaan. Selain memerangi tanda-tanda penuaan, bercinta juga bisa mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh stres.Ucapan Dr. Bramer diperkuat oleh Dr. Yvonne Fulbright yang melakukan penelitian terhadap 3.500 laki-laki dan perempuan selama 10 tahun.
Saat memasuki masa menopause, kualitas kulit Anda akan berkurang dan baru Anda sadari kulit menjadi sangat kering. Menurut Dr. Bramer, penyebabnya adalah menurunnya hormon saat memasuki masa menopause. Untuk menguranginya, Dr. Bramer menganjurkan untuk bercinta secara reguler sehingga darah dan oksigen akan beredar dan melembabkan kulit.
Penjelasan Dasar Akuntansi
Pengertian dan Penjelasan Dasar Akuntansi
A. Pengertian dan Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
Akuntansi memiliki peran yang sangat besar dalam dunia bisnis, terutama dalam pengambilan keputusan. Tujuan pokok akuntansi adalah memberikan informasi keuangan (financial) bagi yang membutuhkan. Luasnya bidang kegaiatan akuntansi mengakibatkan pengertian akuntansi tergantung dari sudut mana penekanannya. Definisi akuntansi tersebut dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari sudut pemakaian akuntansi dan dari sudut pandang proses kegiatannya.
Dari sudut pandang pemakaiannya, maka akuntasi adalah “suatu kegiatan jasa yang menghasilkan informasi kunatitatif yang bersifat keuangan yang diperlukan untuk membantu dalam pengambilan keputusan, memilih berbagai alternatif yang ada dan melaksanakan kegiatan secara efisien serta mengevaluasikan kegiatan-kegiatan bisnis yang ada dalam suatu organisasi.” Dari pengertian ini, maka informasi yang dihasilkan akuntansi memiliki peranan yang besar, yakni:
a) Kepentingan Internal perusahaan terutama dalam membantu membuat perencanaan dan pengawasan yang efektif serta pengambilan keputusan oleh manajemen.
b) Kepentingan Eksternal perusahaan terutama dalam hal pertanggungjawaban organisasi pada investor, kreditur, badan pemerintah dsb.
Dari sudut proses kegiatannya, maka akuntansi didefinisikan sebagai ”proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, penganalisaan data keuangan suatu organisasi.” Dari pengertian ini, maka akuntansi memiliki tugas:
a) Mengidentifikasi data yang relevan.
b) Memproses dan menganalisis data.
c) Mengolah data menjadi informasi.
American Accounting Association, memberikan definisi tentang akuntansi sebagai berikut:
“Accounting is the process of identifying, measuring, and comunicating economic information to permit informed judgments and decisions by user of information.”
Yang artinya: “Akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran dan penyampaian informasi ekonomis untuk memungkinkan pembuatan pertimbangan-pertimbangan dan pengambilan keppat disimpulkan sebagai berikut:utusan yang jelas dan tegas oleh pemakai informasi tersebut.”
Pengertian di atas menekankan pada fungsi dan kegiatan akuntansi, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut:
1) Dipandang dari sudut fungsi atau kegunaannya, akuntansi merupakan aktifitas jasa yang menyediakan informasi penting untuk penilaian jalannya perusahaan, sehingga memungkinkan pimpinan perusahaan atau pihak-pihak di luar perusahaan membuat pertimbangan-pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat.
2) Dipandang dari sudut kegiatannya, akuntansi merupakan suatu proses yang meliputi identifikasi (penentuan), pengukuran dan penyampaian informasi ekonomis.
Informasi ekonomis yang dihasilkan akuntansi adalah data transaksi yang terjadi dalam perusahaan, yang dinyatakan dalam satuan uang. Oleh karena itu yang menjadi sasaran atau objek akuntansi adalah transaksi yang bersifat financial (keuangan) atau transaksi yang akibatnya dapat di ukur dengan satuan uang.
Transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan selama periode tertentu tidak hanya terjadi satu kali atau hanya satu jenis transaksi, tetapi terdiri dari bermacam-macam transaksi yang trejadi berulang-ulang. Oleh karena itu, semua data transaksi keuangan yang terjadi selama periode tertentu harus di proses, sehingga menjadi data yang lebih sederhana dan lebih berguna bagi semua pihak yang memerlukan data tsb.
Rangkaian proses itulah yang merupakan kegiatan akuntansi dalam menjalankan fungsinya, Menyediakan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang memerlukan. Dalam pelaksanaannya semua transaksi keuangan yang terjadi dalam periode tertentu dip roses dalam tahap-tahap kegiatan sebagai berikut:
a) Pengidentifikasian (identifying) dan pegukuran (measuring).
b) Pencatatan (recording)
c) Penggolongan (classification)
d) Pengikhtisaran (summarizing)
e) Penyusunan laporan keuangan (reporting)
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, selain kegiatan di atas, kegiatan akuntansi juga meliputi perencanaan system pencatatan dan interprestasi (penafsiran) atau laporan keuangan.
B. Tahap-tahap Teknik Akuntansi
Informasi keuangan yang di hasilkan dari proses akuntansi adalah berupa laporan keuangan. Laporan keuangan tsb dapat disusun melalui tiga tahap, yakni:
a. Pencatatan transaksi, dalam hal ini transaksi dicatat secara kronologis dan sistematis selama satu periode, dalam sebuah buu yang disebut dengan jurnal. Tiap catatan harus didukung dengan bukti seperti nota, faktur, kuitansi, dan lain-lain.
b. Pengelompokkan transaksi, hal ini berarti tiap transaksi dikelompokkan menurut jenisnya. Pekerjaan dilakukan dalam “buku besar atau ledger.”
c. Pengikhtisaran transaksi, yakni secara berkala transaksi yang telah dikelompokkan diringkas pada suatu daftar yang disebut “neraca saldo”. Kadang-kadang pekerjaan ini di sampai pada penyusunan neraca lajur atau “work sheet.”
C. Bidang-bidang Spesialisasi Akuntansi
Perkembangan ekonomi yang semakin pesat, menuntut pengembangan di bidang kegiatan akuntansi. Masalah-masalah yang dihadapi manajemen (pimpinan) perusahaan semakin kompleks sehingga pada bidang-bidang tertentu perlu penanganan secara khusus. Sejalan dengan tuntutan tsb, timbul pengkhususan bidang kegiatan akuntansi. Antara lain sbb:
a) Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Akuntansi keuangan disebut juga akuntansi umum (general accounting) yaitu akuntansi yang sasaran (objek) kegiatannya adalah transaksi keuangan yang menyangkut perubahan harta, hutang dan modal perusahaan.
Akuntansi keuangan bertujuan menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan pihak intern perusahaan (manajemen) dan pihak-pihak ekstern. Misalnya bank, investor dan masyarakat umum.
Kegiatan akuntansi keuangan berorientasi kepada transaksi-transaksi yang sudah terjadi (data-historis), yang dip roses dengan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi.
b) Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Akuntansi yang sasaran kegiatannya adalah keuangan yang berhubungan dengan biaya-biaya. Misalnya biaya-biaya yang berhubungan dengan proses pembuatan produk. Akuntansi biaya bertujuan menyediakan informasi biaya yang bertujuan untuk kepentingan intern (pimpinan perusahaan) yaitu untuk menilai pelaksanaan operasi perusahaaan dan menentukan rencana kegiatan di masa mendatang.
Akuntansi biaya kadang-kadang diartikan sama dengan akuntansi manajemen, karena mempunyai sasaran yang sama. Perbedaannya terletak pada penekanan kegiatannya. Akuntansi biaya lebih menekankan pada proses pengumpulan biaya, sementara akuntansi manajemen lebih menekankan kegiatanyan kepada proses pengolahan biaya sebagai hasil proses kegiatan akuntansi biaya untuk membantu manajemen dalam meentukan pilihan-pilihan (alternative) tindakan di masa datang.
c) Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan penentuan objek-objek yang menjadi beban perusahaan, serta perhitungannya untuk kepentingan laporan penyusunan pajak. Kegiatan akuntansi perpajakan berfungsi membantu manajemen dalam menentukan pilihan-pilihan transaksi yang akan terjadi, sehubungan dengan pertimbangan-pertimbangan perpajakan. Oleh karena itu akuntansi yang bekerja dalam bidang ini harus mengetahui benar tentang undang-undang perpajakan yang berlaku.
d) Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan data yang sudah terjadi, serta taksiran kemungkinan yang akan terjadi, untuk kepentingan penetapan rencana operasi keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu periode tertentu.
Catatan-catatan mengenai perbandingan antara rencana operasi keuangan dengan pelaksanaannya merupakan alat bantu manajemen dalam melaksanakan fungsi pengawasan.
e) Akuntansi Pemeriksaan (Auditing Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pemeriksaan terhadap catatan-catatan hasil akuntansi keuangan, yaitu untuk menguji kelayakan laporan keuangan yang dihasilkannya. Akuntansi pemeriksaan bersifat independent (tidak memihak) sehingga hasil pemeriksaan akuntan dapat dijamin kebenarannya (obyektif). Laporan keuangan dinyatakan layak, jika proses penyusunan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim atau telah diterima secara umum.
Dengan demikian, kegiatan akuntansi pemeriksaan terutama ditekankan kepada pemeriksaan terhadap penerapan prinsip akuntansi yang telah diterima secara umum.
f) Akuntansi Pemerintahan (Govermental Accounting)
Bidang-bidang akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan masalah pemeriksaan keuangan Negara atau sering juga disebut dengan istilah administrasi keuangan Negara.
A. Pengertian dan Definisi Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.
Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.
Akuntansi memiliki peran yang sangat besar dalam dunia bisnis, terutama dalam pengambilan keputusan. Tujuan pokok akuntansi adalah memberikan informasi keuangan (financial) bagi yang membutuhkan. Luasnya bidang kegaiatan akuntansi mengakibatkan pengertian akuntansi tergantung dari sudut mana penekanannya. Definisi akuntansi tersebut dapat dilihat dari dua sudut pandang, yaitu dari sudut pemakaian akuntansi dan dari sudut pandang proses kegiatannya.
Dari sudut pandang pemakaiannya, maka akuntasi adalah “suatu kegiatan jasa yang menghasilkan informasi kunatitatif yang bersifat keuangan yang diperlukan untuk membantu dalam pengambilan keputusan, memilih berbagai alternatif yang ada dan melaksanakan kegiatan secara efisien serta mengevaluasikan kegiatan-kegiatan bisnis yang ada dalam suatu organisasi.” Dari pengertian ini, maka informasi yang dihasilkan akuntansi memiliki peranan yang besar, yakni:
a) Kepentingan Internal perusahaan terutama dalam membantu membuat perencanaan dan pengawasan yang efektif serta pengambilan keputusan oleh manajemen.
b) Kepentingan Eksternal perusahaan terutama dalam hal pertanggungjawaban organisasi pada investor, kreditur, badan pemerintah dsb.
Dari sudut proses kegiatannya, maka akuntansi didefinisikan sebagai ”proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, pelaporan, penganalisaan data keuangan suatu organisasi.” Dari pengertian ini, maka akuntansi memiliki tugas:
a) Mengidentifikasi data yang relevan.
b) Memproses dan menganalisis data.
c) Mengolah data menjadi informasi.
American Accounting Association, memberikan definisi tentang akuntansi sebagai berikut:
“Accounting is the process of identifying, measuring, and comunicating economic information to permit informed judgments and decisions by user of information.”
Yang artinya: “Akuntansi adalah proses identifikasi, pengukuran dan penyampaian informasi ekonomis untuk memungkinkan pembuatan pertimbangan-pertimbangan dan pengambilan keppat disimpulkan sebagai berikut:utusan yang jelas dan tegas oleh pemakai informasi tersebut.”
Pengertian di atas menekankan pada fungsi dan kegiatan akuntansi, sehingga dapat disimpulkan sebagai berikut:
1) Dipandang dari sudut fungsi atau kegunaannya, akuntansi merupakan aktifitas jasa yang menyediakan informasi penting untuk penilaian jalannya perusahaan, sehingga memungkinkan pimpinan perusahaan atau pihak-pihak di luar perusahaan membuat pertimbangan-pertimbangan dan mengambil keputusan yang tepat.
2) Dipandang dari sudut kegiatannya, akuntansi merupakan suatu proses yang meliputi identifikasi (penentuan), pengukuran dan penyampaian informasi ekonomis.
Informasi ekonomis yang dihasilkan akuntansi adalah data transaksi yang terjadi dalam perusahaan, yang dinyatakan dalam satuan uang. Oleh karena itu yang menjadi sasaran atau objek akuntansi adalah transaksi yang bersifat financial (keuangan) atau transaksi yang akibatnya dapat di ukur dengan satuan uang.
Transaksi keuangan yang terjadi dalam perusahaan selama periode tertentu tidak hanya terjadi satu kali atau hanya satu jenis transaksi, tetapi terdiri dari bermacam-macam transaksi yang trejadi berulang-ulang. Oleh karena itu, semua data transaksi keuangan yang terjadi selama periode tertentu harus di proses, sehingga menjadi data yang lebih sederhana dan lebih berguna bagi semua pihak yang memerlukan data tsb.
Rangkaian proses itulah yang merupakan kegiatan akuntansi dalam menjalankan fungsinya, Menyediakan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang memerlukan. Dalam pelaksanaannya semua transaksi keuangan yang terjadi dalam periode tertentu dip roses dalam tahap-tahap kegiatan sebagai berikut:
a) Pengidentifikasian (identifying) dan pegukuran (measuring).
b) Pencatatan (recording)
c) Penggolongan (classification)
d) Pengikhtisaran (summarizing)
e) Penyusunan laporan keuangan (reporting)
Dalam ruang lingkup yang lebih luas, selain kegiatan di atas, kegiatan akuntansi juga meliputi perencanaan system pencatatan dan interprestasi (penafsiran) atau laporan keuangan.
B. Tahap-tahap Teknik Akuntansi
Informasi keuangan yang di hasilkan dari proses akuntansi adalah berupa laporan keuangan. Laporan keuangan tsb dapat disusun melalui tiga tahap, yakni:
a. Pencatatan transaksi, dalam hal ini transaksi dicatat secara kronologis dan sistematis selama satu periode, dalam sebuah buu yang disebut dengan jurnal. Tiap catatan harus didukung dengan bukti seperti nota, faktur, kuitansi, dan lain-lain.
b. Pengelompokkan transaksi, hal ini berarti tiap transaksi dikelompokkan menurut jenisnya. Pekerjaan dilakukan dalam “buku besar atau ledger.”
c. Pengikhtisaran transaksi, yakni secara berkala transaksi yang telah dikelompokkan diringkas pada suatu daftar yang disebut “neraca saldo”. Kadang-kadang pekerjaan ini di sampai pada penyusunan neraca lajur atau “work sheet.”
C. Bidang-bidang Spesialisasi Akuntansi
Perkembangan ekonomi yang semakin pesat, menuntut pengembangan di bidang kegiatan akuntansi. Masalah-masalah yang dihadapi manajemen (pimpinan) perusahaan semakin kompleks sehingga pada bidang-bidang tertentu perlu penanganan secara khusus. Sejalan dengan tuntutan tsb, timbul pengkhususan bidang kegiatan akuntansi. Antara lain sbb:
a) Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Akuntansi keuangan disebut juga akuntansi umum (general accounting) yaitu akuntansi yang sasaran (objek) kegiatannya adalah transaksi keuangan yang menyangkut perubahan harta, hutang dan modal perusahaan.
Akuntansi keuangan bertujuan menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan pihak intern perusahaan (manajemen) dan pihak-pihak ekstern. Misalnya bank, investor dan masyarakat umum.
Kegiatan akuntansi keuangan berorientasi kepada transaksi-transaksi yang sudah terjadi (data-historis), yang dip roses dengan menerapkan prinsip-prinsip akuntansi.
b) Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Akuntansi yang sasaran kegiatannya adalah keuangan yang berhubungan dengan biaya-biaya. Misalnya biaya-biaya yang berhubungan dengan proses pembuatan produk. Akuntansi biaya bertujuan menyediakan informasi biaya yang bertujuan untuk kepentingan intern (pimpinan perusahaan) yaitu untuk menilai pelaksanaan operasi perusahaaan dan menentukan rencana kegiatan di masa mendatang.
Akuntansi biaya kadang-kadang diartikan sama dengan akuntansi manajemen, karena mempunyai sasaran yang sama. Perbedaannya terletak pada penekanan kegiatannya. Akuntansi biaya lebih menekankan pada proses pengumpulan biaya, sementara akuntansi manajemen lebih menekankan kegiatanyan kepada proses pengolahan biaya sebagai hasil proses kegiatan akuntansi biaya untuk membantu manajemen dalam meentukan pilihan-pilihan (alternative) tindakan di masa datang.
c) Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan penentuan objek-objek yang menjadi beban perusahaan, serta perhitungannya untuk kepentingan laporan penyusunan pajak. Kegiatan akuntansi perpajakan berfungsi membantu manajemen dalam menentukan pilihan-pilihan transaksi yang akan terjadi, sehubungan dengan pertimbangan-pertimbangan perpajakan. Oleh karena itu akuntansi yang bekerja dalam bidang ini harus mengetahui benar tentang undang-undang perpajakan yang berlaku.
d) Akuntansi Anggaran (Budgetary Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pengumpulan dan pengolahan data operasi keuangan data yang sudah terjadi, serta taksiran kemungkinan yang akan terjadi, untuk kepentingan penetapan rencana operasi keuangan perusahaan (anggaran) dalam suatu periode tertentu.
Catatan-catatan mengenai perbandingan antara rencana operasi keuangan dengan pelaksanaannya merupakan alat bantu manajemen dalam melaksanakan fungsi pengawasan.
e) Akuntansi Pemeriksaan (Auditing Accounting)
Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pemeriksaan terhadap catatan-catatan hasil akuntansi keuangan, yaitu untuk menguji kelayakan laporan keuangan yang dihasilkannya. Akuntansi pemeriksaan bersifat independent (tidak memihak) sehingga hasil pemeriksaan akuntan dapat dijamin kebenarannya (obyektif). Laporan keuangan dinyatakan layak, jika proses penyusunan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang lazim atau telah diterima secara umum.
Dengan demikian, kegiatan akuntansi pemeriksaan terutama ditekankan kepada pemeriksaan terhadap penerapan prinsip akuntansi yang telah diterima secara umum.
f) Akuntansi Pemerintahan (Govermental Accounting)
Bidang-bidang akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan masalah pemeriksaan keuangan Negara atau sering juga disebut dengan istilah administrasi keuangan Negara.
Subscribe to:
Posts (Atom)

.jpg)

