Saturday, May 31, 2014

Kecerdasan Luar Biasa Dibalik Kelemahan Wanita

D
i balik kelemahannya, wanita ternyata memiliki kelebihan yang luar biasa. Wanita memiliki keunggulan biologisnya sendiri. Kendati ukuran otaknya lebih kecil, cara kerja otak wanita lebih efisien. Belahan otak kanan dan kirinya bekerja secara simultan.
Hal ini bisa dilihat ketika belahan otak dominannya (otak kiri) melemah atau terganggu, contohnya dalam kasus strok. Pada kasus ini, belahan sisi lain dapat menggantikan tugasnya. Jembatan belahan otak kiri dan kanan para perempuan terbentuk sempurna, sehingga kerja otak kanan dan kiri saling menunjang. Selain itu, otak eprempuan juga memiliki kemampuan lebih dalam berbicara, menangkap sesuatu yang tidak tertangkap oleh indera. Nuansa naluriahnya lebih tajam dibandingkan dengan laki-laki.
Oleh karena itu, dalam banyak hal, adil kiranya kaum laki-laki yang rata-rata lebih cepat mengambil keputusan meminta pendapat kaum wanita dalam menanggapi hal-hal yang tidak tertangkap oleh indera. Seorang perempuan biasanya mampu menangkap isyarat melampaui kemampuan pancainderanya. Mampu menangkap apa di balik ucapan. Hal ini karena perempuan mempunyai feeling yang lebih tajam. Ia juga memiliki serabut saraf yang lebih halus dan majemuk dibandingkan kaum laki-laki.

Untuk jenis pekerjaan yang perlu ketelatenan, kesabaran, kekhusukan, perempuan umumnya lebih unggul. itulah sebab jenis pekerjaan sejenis perawat tergolong jenis pekerjaan yang sangat biologik untuk perempuan dan kurang biologik bagi laki-laki.disamping itu, perempuan juga lebih tahan menghadapi goncangan hidup. Mereka lebih tabah, sedang laki-laki umumnya lebih gampang pecah (fragile), kurang tahan banting. Hal ini bisa kita lihat dengan seringnya gangguan jiwa yang menjangkiti kaum laki-laki dibanding perempuan.

9 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Otak Pria dan Wanita


1.             Otak pria berukuran lebih besar, tapi sering bertambahnya usia, otak pria akan menyusut lebih cepat ketimbang otak wanita.
2.             Otak wanita bekerja dalam temperatur yang lebih tinggi, karena lebih banyak membakar glukosa.
3.             Wanita menggunakan otaknya lebih banyak daripada yang mereka kira.
4.             Karena perbedaan kandungan dalam otak, secara natural seorang pria lebih berbakat di bidang matematika. Sedangkan wanita lebih berbakat di bidang yang berhubungan dengan bahasa.
5.             Pada tes intelegensia, umumnya rata-rata skor pria lebih tinggi 4-5 poin bila dibandingkan dengan rata-rata skor wanita.
6.             Pria lebih banyak memikirkan seks, sekali dalam semenit, sedangkan wanita lebih jarang, hanya sekali dalam satu hari atau dua hari.
7.             Mengapa wanita selalu ingin berbicara? Hal ini disebabkan hubungan dengan orang lain melalui berbicara akan memicu kenikmatan di otak wanita dan kenikmatan tersebut hanya bisa dikalahkan dengan orgasme.
8.             Dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh para ahli, bayi perempuan lebih peka terhadap suara yang mengganggu bila dibandingkan dengan bayi laki-laki.
9.             Pelukan selama 20 menit akan memicu pelepasan zat oksitosi pada otak wanita. Efek dari zat ini adalah menimbulkan rasa percaya pada orang yang sedang memeluknya. 

Rahasia Dibalik Otak Remaja Perempuan

Struktur otak yang berbeda antara remaja lelaki dan perempuan sangat berperan besar pengaruhnya pada pola belajar dan kerja otak mereka masing-masing. Meskipun sebetulnya perbedaan itu tidak berlaku secara mutlak pada semua kasus.
Demikian dikatakan oleh Michael Gurian berdasarkan pengamatannya dari positron emission tomography (PET) dan magnetic resonance imaging (MRI) yang mengurai struktur otak dengan sangat detail, otak keduanya memiliki sistem belajar yang berbeda satu sama lain. Gurian lalu membuka tabir perbedaan tersebut berdasarkan pengamatannya. Dan, fokus pertama yang menjadi perhatiannya adalah otak anak perempuan yang penuh rahasia. Beberapa rahasia di balikotak remaja perempuan menurutnya antara lain:
Ø  Corpus callosum atau penghubung jaringan antarbagian otak pada perempuan rata-rata lebih besar hingga 25% pada saat akil balig. Ini memungkinkan terjadinya komunikasi saling saling dalam otak yang membuat mereka kerap berkomunikasi sendiri.
Ø  Memiliki konektor lebih kuat dalam lobus atau salah satu bagian dari otak. Manfaat konektor ini memungkinkan seorang anak perempuan menyimpan memori sensualitas lebih detail dan punya kemampuan mendengar dan membedakan nada suara dengan lebih baik. Tak heran, mereka lebih terampil dalam mengerjakan tugas-tugas tertulis.
Ø  Memiliki hippocampus atau area penyimpan memori dalam otak yang lebih besar. Ini sangat menguntungkan bagi kemampuan belajar remaja perempuan, terutama untuk pelajaran bahasa.
Ø  Selain lebih aktif, prefrontal cortex atau bagian otak lain dari seorang remaja perempuan juga berkembang lebih awal. Hal tersebut cenderung menjadikan remaja perempuan tidak impulsif.
Ø  Remaja perempuan lebih mudah mengatur emosi dan bicaranya karena mereka lebih sering menggunakan area korteks.
Berdasarkan pengamatannya dari beberapa rahasia di balik otak anak perempuan itu, Gurian menyimpulkan, “Tentu sangat bisa dimengerti jika anak perempuan lebih cakap membaca dan menulis.” Hal itu bisa dibuktikan pada remaja perempuan sejak mereka balita dan sepanjang usianya dewasa.
Membaca dan menulis tidak akan menyulitkan seorang remaja perempuan. Mereka bisa duduk tenang lebih lama, mendengar dan mengenali nada suara serta berbicara dalam hati. Disisi lain, volume darah yang mengalir ke otak perempuan jauh lebih banyak 15% daripada darah yang mengalir di otak laki-laki. Dengan semakin banyaknya darah yang mengalir, mendorong otak perempuan mudah melalui proses-proses stimulasi, membaca dan menulis yang melibatkan tekstur, nada suara serta aktivitas kejiwaan yang baik.

Tuesday, May 27, 2014

Bentuk Tubuhmu dan Model yang Pas

Buat muslimah, penting banget untuk ta’aruf dulu sama bentuk tubuh, sebelum menemukan model yang pas untuk kamu. Berikut beberapa bentuk tubuh dan model apa yang pantas dikenakan:
   v  Gelas Pasir
Lebar bahu/dada seimbang dengan pinggul. Lekuk tubuh terbentuk dari pinggang yang ramping. Kalau kamu nggak punya masalah sama berat badan, kamu nyaris pantas mengenakan busana modelapa aja. Tinggal disesuaikan dengan momen. Tapi kalau kamu punya masalah dengan berat badan, gunakan warna gelap dan bahan bergaris vertikal tipis. Ini akan memberi kesan langsing untuk keseluruhan penampilan. Tapi ingat, jilbabnggak harus gelap. Kamu bisa pilih jilbab mitof yang  cerah agar penampilan nggak jadi muram.
   v  Segitiga
Bentuk tubuh paling umum dari perempuan. Tubuh membesar dibagian bawah sehingga lebar bahu/dada dan pinggul tidak seimbang. Biasanya tipe segitiga juga cenderung untuk memiliki bagian bawah/pantat (maaf) yang besar juga.
Kamu bisa pakai celana berpipa lurus, atau rok A line, agar bagian bawah tubuh terlihat lebih langsing. Sebetulnya kamu nggak cocok memakai rok span yang akan membuat pinggul, paha dan sekitarnya terlihat lebih besar. Tapi enaknya jadimuslimah, kamu tetap bisa memakai itu, asalkan dipadu dengan atasan yang agak panjang. Bisa modis, tanpa ngebentuk, deh.
Hindari juga memakai baju dengan bahan-bahan yang lemas. Karena justru akan membuat bentuk segitiga semakin jelas.
Kalau mau pakai aksesoris yang agak mencolok (bentuk atau warnanya) pada bagian dada atau jilbab (pokoknya pada bagian atas), untuk mwnarik perhatian, sehingga orang tidak sempat melirik bagian pinggul kamu yang besar. Apalagi orang punya kecenderungan untuk melihat bagian yang paling menarik, saat pertama kali bertemu.
   v  Segitiga Terbalik
Bagian bahu/dada lebih lebar dari pinggul. Umumnya tipe segitiga terbalik memiliki pinggul dan kaki yang ramping.
Siasati bentuk tubuh bagian atas yang melebar dengan bahan yangberwarma gelap. Supaya badan terlihat seimbang, kamu boleh menggunakan motif-motif besar di bagian bawah tubuh. Kamu juga bisa mengenakan rok lurus (motif skirt) karena bagian tubuhmu yang ramping.
   v  Persegi Panjang
Hampir menyerupai bentuk tubuh laki-laki,tidak berlekuk dan lebar bahu/dada, agar lebih seimbang. Boleh juga menggunakan celana atau rok di pinggul (hipster), dengan catatan atasannya jangan kependekan, biar perut dan punggungmu aman dari mata-mata nakal.
Harus disadari, entah mengapa tanpa sengaja sebagian muslimah punya kecenderungan mengenakan baju dengan model juga warna yang membuat mereka kelihatan jauh lebih tua. Saya tidak bermasuk menganjurkan ibu-ibu memakai baju anak ABG. Tapi kalau ibu-ibu muda, penampilannya nggak perlu ditua-tuakan juga.
Coba deh, sekali-kali amati nenek-nenek disekitar kita, lihat baju-baju mereka dan kasih satu kata di kepala kita:HINDARI! Kecuali kalau neneknya, nenek-nenek gauk, mungkin malah visa jadi inspirasi, hihihi.
Terus lagi, kenapa harus melulu pakai motif bunga-bunga besar atau kotak-kotak segede ubin atau monte/bordir yang terlalu banyak yang membuat kamu look so old?
Okelah kamu udah married, udah punya anak, tapi kalau usia masih 25-53-an atau bahkan 40, belum terlalu tua kok untuk mengenakan rok jins, misalnya. Atau kemeja bergaris warna pink dan ungu. Kamu bahkan masih bisa pakai celana jins dengan potongan bootcut (melebar ke bawah) dengan catatan baju atasannya cukup panjang. Kamu masih bisa pakai sepatu kets. Nggak harus pantofel hitam atau krem, kan?
Pasmina sebagai pelengkap boleh aja. Tapi nggak semua orang pantas mengenakannya. Pada mereka yang berjilbab, pasmina membuat kesan tua dan bertumpuk-tumpuk, yang akibatnya badan kelihatan lebih besar. Meski begitu pasmina pantas digunakan mereka yang nggak berjilbab atau muslimah berkerudung yang tinggi dan langsing.
Soal pasmina, memang nggak semua orang bisa pakai aksesoris yang satu ini. Tapi kalau mau dicoba juga, pilih yang terbuat dari bahan yang nggak terlalu tebal. Terus, cari warna yang netral.
Jadi, kenali banget apa yang DO’S dan apa yang DON’TS untuk penampilanmu. Mana yang memberi kesan lebih baik dan mana yang ‘terlarang’.
Tentu aja terkadang agak berat berdamai dengan selera, apalagi jika selera itu sudah menjelma kebiasaan. Kamu mungkin agak jengah mengubah penampilan. Tentu yang pas, hingga jatuhnya nggak overdosis dan malah nggak mantes. Ingat tujuan bikin pembaruan dalam penampilan adalah supaya kamu lebih segar dan rapi dilihat, bukan supaya kamu beraneh-aneh dan malah jadi perhatian orang, in negative way.

So, please DO’S and DON’TS jadi panduan kita bersama, ya? 

Yang Perlu Diingat dalam Penampilanmu, girls!

Apapun pakaianmu, boleh gamis, rok and blus, celana panjang dengan blus panjang (bukan hanya tangannya panjang tapi juga panjang bajunya), atau bahkan overall, ada beberapa kesalahan umum yang banget-banget mengganggu mata:
     ·        Benang-Benang Berkeliaran
Baju udah rapi, model pantas, tapi o-ow! Benang-benang menjuntai. Dari jilbab, lengan baju, rok atau ujung gamis dan celanamu. ugh! Apa salahnya ambil satu, dua menit untuk memeriksa adakah benang-benang berkeliaran di pakaianmu? Jangan malas! Ambil gunting dan buang, sebelum kamu berpakaian.
     ·        Awas Ranjau
Pernah ketemu muslimah yang jilbab dan gamisnya mantes, warna juga oke? Tapi sewaktu dia menyilangkan kaki, baru deh terlihat ranjaunya. Sebuah celana warna hijau kotak-kotak merah dengan ujung-ujungnya yang sudah tidak terkelim rapi, mencuat dari gamisnya yang manis. Benar-benar merusak keseluruhan penampilan dia yang udah oke.
So, sama sekali nggak dilarah memakai daleman, biar baju nggak tembus pandang. Bagus malah! Tapi perhatikan juga, jangan sampai kaus dalam berlubang masih kamu pakai atau daleman yang buntut terpamerkan. Apalagi yang bercorak, aduh! Ingat, dimana-mana rok/celana yang berfungsi sebagai daleman harus lebih pendek dari baju luar, biar nggak balapan!
·        Baju Uzur
Ngirit boleh, bagus malah. Tapi, kecuali kamu memang punya masalah keuangan dan harus sangat berhemat, ada baiknya perhatiin juga umur baju koleksimu.
Percaya deh, orang akan lebih komplain ketimbang kagum dengan kemampuanmu mengawetkan baju. Masalahnya baju-baju yang berumur, warnanya pasti terlihat lebih suram, terutama jilbab putih, biasanya cepat menjadi kekuningan. Jangan tunggu diprotes! Pilah-pilih bajumu. Kalau ternyata yang mencegahmu menyingkirkan baju tersebut adalah alasan kenangan, kamu bisa tetap menyimpannya. Tapi nggak harus dipakai, kan?
Tapi, gimana juga kalau kendalanya memang soal biaya? Beli baju baru mungkin murah buat sebagian muslimah, tapi sangat mahal bagi muslimah yang lain.
Tips and Trick:
o   Jemur bajumu dari tempat yang terlindung matahari, ini akan membuat warna baju nggak cepat pudar.
o   Gunakan pemutih untuk pakaian berwarna putih, biar tidak terluhat kusam.
o   Padu padan bisa membantu penampilan terlihat variatif, meski sebetulnya yang kamu pakai itu-itu aja. Makanya satu buah rok, dua buah baju atasan, lebih mudah divariasikan ketimbang dua buah gamis.
o   Berdamai dengan selera. Dengan budget yang terbatas, memilih warna-warna netral dan cerah, jauh lebih aman dan bisa kena kemana-mana, ketimbang menurutkan selera terhadap warna-warna tertentu, yang menuntut jilbab warna spesifik yang sering kali nggak cocok dikenakan untuk baju lain. Hal yang sama berlaku untuk model.
o   Modifikasi baju-baju lama. Gamis dijadiin atasan panjang atau dimonte, disulam, diberi variasi diubah bentuk tangan dll, sehingga ada sesuatu yang bary (perhatikan, jangan sampai ongkos nyulam atau bikin variasi malah lebih mahal dibanding beli baju baru).
·        Kekecilan
Seperti halnya kebesaran,baju yang terlalu sempit atau ketat juga mengganggu mata. Kecuali memang sengaja mempertontonkan bentuk tubuh. Artinya (kamu nekat, gitu, lho), sebaiknya baju-baju yang ngepas (rok terlalu ngepres) jangan dipakai. Biarpun kamu suka sama motifnya atau harganya mahal atau bahkan lagi trendi.
Lagian masa, sih, syariat dikalahkan sama tren? Jangan dong, ya? Biasanya tubuh yang nggak nyaman bakal bereaksi (menarik ujung baju, membetulkan berkali-kali dsb).
·        Kormod?
Ngeliat beberapa teman muslimah bereksperimen ngikutin mode? Duh, banyak juga yang malah jadi jeblok penampilannya, lho. Jangan asal ngikutin model, ah. Apalagi sampai jadi kormod alias ‘korban mode’ segala. Boleh ngikutin tren dengan catatan:
o   Nggak ngelanggar syar’i.
o   Cocok untukmu (bentuk tubuh, size, warna kulit, usia).
o   Nggak bikin jebol kantong.
Ingat, jangan kalap sama perkembangan fesyen, sebab kalau diikutin nggak bakalan ada habisnya. Belum lagi perkembangan fesyen umumnya cepat banget. Bisa-bisa sebelum kamu berkedip, bajumu udah ketinggalan zaman. Nggak ada salahnya memilih pakaian yang modelnya simple, sebab cenderung netral dan bisa dipakai kapanpun.
·        The Gold Living Lady
Pernah terganggu dengan teman muslimah yang kemana-mana terlihat seperti toko emas berjalan? Gelang berderet-deret, cincin nyaris di setiap jari?
Memakai perhiasan berlebihan rasanya nggak perlu. Untuk apa, sih? Perhiasan yang terlalu mencolok hanya akan membuat sesak hati orang yang tidak punya. Lainnya mungkin akan iri oadamu, menuduhmu Mrs. Sok Pamer, atau malah kampungan.
Perhiasan emas, apalagi dalam ukuran besar, juga akan emmbuatmu kelihatan ibu-ibu banget. Lihat aja anak-anak muda, nggak gitu, kan? Selain itu, perhiasan berlebihan bisa-bisa mengundang niat jahat orang lain terhadapmu. 
·        Situasi
Bahkan busana paling baik bisa kelihatan jelek kalau nggak cocok sama situasi alias tempat dan waktu. Jadi, pertimbangkan jenis acara yang kamu hadiri. Baju kuliah tentu beda dengan baju untuk pergi ke kondangan, baju untuk kondangan tentu nggak pas dipakai ke pemakaman.
·        Aksesoris Pelengkap
Busana udah oke, tapi kenapa masih ada yang bikin kamu kelihatan aneh dan nggak asyik? Cek lagi, deh. Apakah tas yang kamu kenakan? Warna dan model yang nggak match sama busana dan acara? Atau sepatumu?

Kalau dana terbatas, usahakan selektif dan berpikir strategis sebelum membeli. Pilih warna dan model yang metral dan simple, biar lebih multiguna.